Peringati Tragedi Mandor, Ada Kantor Lembaga Negara Tak Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Masih ada perkantoran yang berada di wilayah kota Pontianak yang kibarkan bendera tak setengah tiang untuk memperingati Hari Berkabung

Peringati Tragedi Mandor, Ada Kantor Lembaga Negara Tak Kibarkan Bendera Setengah Tiang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kantor Lembaga Negara yang kibarkan bendera penuh di saat hari berkabung daerah tragedi Mandor pada Jumat (28/6/2019) 

Peringati Tragedi Mandor, Ada Kantor Lembaga Negara Tak Kibarkan Bendera Setengah Tiang

PONTIANAK - Masih ada perkantoran yang berada di wilayah kota Pontianak yang tak kibarkan bendera setengah tiang untuk memperingati Hari Berkabung Daerah terkait tragedi Mandor pada Jumat (28/6/2019)

Pantauan Tribun Pontianak di Jalan Sultan Syarif Abdurrahman kota Pontianak ada satu kantor Partai Politik, Bank Swasta dan kantor lembaga negara di Jalan Letjend S Parman kota Pontianak yang masih kibarkan bendera merah putih tak setengah tiang.

Padahal Gubernur Kalbar ‎H Sutarmidji telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh masyarakat, Lembaga Pendidikan, perkantoran pemerintahan, BUMN dan swasta untuk memperingati hari berkabung daerah pada Jumat (28/6/2019)

Dalam surat edaran bernomor: 460/736/DS/VI/2019 yang di keluarkan pada tanggal 19 Juni 2019 kepada Walikota/Bupati se Kalbar, Pimpinan Instansi vertikal Prov Kalbar dan Pimpinan OPD, BUMN/BUMD Prov Kalbar yang berisikan untuk mengibarkan bendera merah putih setengah tiang selama satu hari penuh dari pukul06.00-18.00 WIB.

Baca: Terkait Kasus Ayah Aniaya Anaknya hingga Tewas, Ini Harapan Ansor Sanggau

Baca: Pasca Putusan MK, Badan Pemenangan di Kalbar Ikuti Arahan Prabowo

Baca: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Dijadwalkan Buka STQ Nasional di Pontianak

Pengibaran bendera merah putih setengah tiang ‎untuk memperingati tragedi di Mandor yang telah di tetapkan dalam intruksi Gubernur Kalbar No 1 Tahun 2006 serta berdasarkan Perda No 5 tahun 2007 dan Pergub Kalbar No 60 tahun 2013 sebagai hari berkabung daerah Kalbar setiap tanggal 28 Juni

Dalam edaran Gubernur Kalbar tersebut di sebutkan untuk menghormati dan memberikan penghargaan terhadap pengorban serta melestarikan nilai-nilai perjuangan para tokoh dan Rakyat Kalbar pada masa pendudukan Fasisme Jepang‎.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved