Pemprov Kalbar Akan Setor Modal Pada Bank Kalbar Rp250 Miliar

Pemerintah Provinsi Kalbar berencana akan menyuntikan modal pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat atau Bank Kalbar

Pemprov Kalbar Akan Setor Modal Pada Bank Kalbar Rp250 Miliar
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji memberikan kata sambutan dalam acara Pengambilan sumpah/janji jabatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat, di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (25/6/2019).Sutarmidji melantik 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan Pemprov Kalbar, 8 pejabat dari open bidding dan 7 pejabat dari rotasi jabatan yang ada. 

Pemprov Kalbar Akan Setor Modal Pada Bank Kalbar Rp250 Miliar

PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalbar berencana akan menyuntikan modal pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat atau Bank Kalbar.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji menjelaslan usulan penambahan modal pada Bank Kalbar telah diajukan pihaknya pada Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) dalam bentuk usulan Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) penyertaan modal.

Tak tanggung-tanggung, Pemprov Kalbar yang saat ini mempunyai volume APBD sekitar Rp5,76 triliun pada 2019 ini akan menambah moda Bank Kalbar Rp250 miliar untuk jangka lima tahun kedepannya.

Dijelaskan Midji Rp250 miliar itu akan disetorkan bertahap pada Bank Kalbar berdasarkan kemampuan dari APBD sendiri. Ditargetkannya sampai 2023 rencana penambahan modal Rp250 miliar atau Rp50 miliar pertahun dapat terealisasi.

Baca: Tak Selalu Buruk, Ternyata 5 Zodiak Ini Cenderung Hanya Berpura-pura Peduli Tentang Orang Lain

Baca: Kubu Raya Targetkan Juara Umum Pesparawi Tingkat Propinsi

Baca: Hasil Visum Dugaan Perzinaan Ifan Seventeen & Citra Monica, Polisi Bongkar Kebenarannya!

"Kalau Bank Kalbar ini dalam lima tahun ke depan kita akan menambah modal atau penyertaan modal sekitar Rp250 miliar," ucap Midji, Jumat (28/6/2019).

Tujuan penambahan modal pada Bank Kalbar tak terlepas dari potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disumbangkan Bank Kalbar.

Sejal 2004 hingga 2017,dijelaskannya deviden yang diterima dari Bank Kalbar cukup besar dan Bank Kalbar sebagai bank daerah harus terus tumbuh.

"Bank Kalbar ini potensi untuk menambah PAD cukup besar, bayangkan dari tahun 2004-2017 jumlah deviden yang sudah kita terima hampir sebesar modal yang kite setor," tambahnya.

Dijelaskannya, modal yang disetor Pemprov Kalbar sejauh ini Rp625 miliar dan deviden yang sudah diterima selama ini Rp619 miliar.

"Inikan sebenarnya potensinya bagus, disamping itu, dia juga menyelenggarakan kegiatan untuk mendorong UMKM sampai membantu masyarakat mengakses perbankan sampai ke daerah-daerah,"jelasnya.

Kemampuan Bank Kalbar dalam mendorong pertumbuhan UMKM ditegaskannya jauh lebih penting dari deviden yang diterima. Seban masyarakat akan mendapatkan manfaatnya langsung dan pertumbuhan ekonomi dimasyarakat juga bergeliat.

"Mendorong UMKM untuk tumbuj sebenarnya keuntungan yang luar biasa dibandingkan dengan mendapatkan deviden. Sehingga ke depannya kita dorong Bank Kalbar ini bisa menguasai perbankan di Kalbar," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved