Pemilu 2019

Nilai Pemilu 2019 Berantakan, KAMMI Pontianak Gelar Aksi di Bundaran Digulis Untan

Puluhan orang dari organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia cabang kota Pontianak menggelar aksi di bundaran

Nilai Pemilu 2019 Berantakan, KAMMI Pontianak Gelar Aksi di Bundaran Digulis Untan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Aksi dari KAMMI di Bundaran Digulis Untan 

Nilai Pemilu 2019 Berantakan, KAMMI Pontianak Gelar Aksi di Bundaran Digulis Untan

PONTIANAK - Puluhan orang dari organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia cabang kota Pontianak menggelar aksi di bundaran Digulis Untan, Kamis (27/6/2019) sore.

Puluhan mahasiswa dan mahasiswi terlihat membawa berbagai spanduk dalam aksi ini.

Yang mana, pada Spanduk utama yang mereka bawa tertulis "KPPS berduka, DPT Fiktif, KPU Tak Netral, Pemilu Berantakan, dan Pemimpin Tak punya haluan,".

Ketua Umum KAMMI daerah kota Pontianak, Ihzal Muhaini mengatakan bahwa aksi mereka di Bundaran di Gulis kali ini merupakan aksi tunggal yang digelar terkait kekecewaan pihaknya terhadap jalannya Pemilu di Indonesia tahun 2019 ini 

Pihaknya mengklaim bahwa terdapat jumlah DPT / fiktif atau ghaib sebanyak 20 jutaan DPT dalam proses Pemilu 2019 ini.

Baca: Nia Ramadhani Punya Rumah di Beverly Hills, Ternyata Bertetangga dengan Beyonce dan Taylor Swift

Baca: Kasus Ayah Tega Aniaya Anaknya Hingga Tewas, Dewan Harap Pelaku Dihukum Setimpal

Baca: Hotel Grand Banana Hadir di Putussibau, Berstandar Bintang 3

"Tujuan aksi kali ini adalah Kita ingin mengangkat bahwa pemilu ini banyak kecurangan, mulai dari banyaknya muncul dpt ghib itu, sehingga muncul 20 juta DPT lebih yang menambah kecurangan,"katanya.

 
Selanjutnya, iapun mengkritisi terlihat ratusan nyawa petugas kpps yang meninggal dunia selama proses pemilihan umum berlangsung di Indonesia pada tahun 2019 ini.

"Begitu juga terkait dengan kematian petugas KPPS dan Panwas Pemilu saat melaksanakan tugas, Kami menunt agar pihak-pihak kepolisian dan seluruh pihak terkait mengusut tuntas kasus ini,"tututnya.

Pihakny pun klaim kecurangan ini dapat dibuktikan oleh pihaknya, sebab saat pemilu serentak 2019 diselenggarakan, KAMMI merupakan salah satu pihak yang bermitra dengan Bawaslu di mana pihaknya bertugas memantau jalannya proses pemilihan di lapangan. 

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved