Kasus Premanisme Paling Mencolok Selama Operasi Pekat Kapuas 2019

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono memimpin press rilis pengungkapan kasus dalam Operasi Pekat Kapuas 2019

Kasus Premanisme Paling Mencolok Selama Operasi Pekat Kapuas 2019
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono memimpin press rilis pengungkapan kasus dalam Operasi Pekat Kapuas 2019, di halaman Mapolda Kalbar Jumat (28/6). 

Kasus Premanisme Paling Mencolok Selama Operasi Pekat Kapuas 2019

PONTIANAK - Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono memimpin press rilis pengungkapan kasus dalam Operasi Pekat Kapuas 2019, di halaman Mapolda Kalbar Jumat (28/6).

Pelaksanaan operasi Pekat berlangsung selama 11 hari yakni, 17-27 Juni 2019. Selama Operasi Pekat berlangsung, Polda Kalbar berhasil menangkap sebanyak 1.687 orang.

Baca: Gelar Pisah Sambut, Cipto Basuki Harap Kerjasama Dengan Stakeholder Tetap Terjalin

Baca: Warga Pontianak Ditangkap Saat Antar Sabu ke Nusapati

Diantaranya yang diproses sidik dan tipiring sebanyak 443 orang, dan pembinaan sebanyak 1.224 orang.

Dari hasil pelaksanaan operasi pekat, Polda Kalbar berhasil mengungkap sebanyak 1.528 kasus. Diantaranya, narrkoba 105 kasus, senjata tajam 60 kasus, prostitusi 516 kasus, premananisme 1.032 kasus, perjudian 92 kasus, miras 367 kasus, dan petasan 39 kasus. (gam)

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved