Shoimah Kastolan: Aisyiyah Organisasi Perempuan Pertama di Indonesia yang Sudah Dirikan Universitas

Ia mengatakan selanjutkan Aisyiyah akan membangun Univeristas di Surakarta dan di Bandung. Saat ini tinggal menunggu turunnya izin dari menteri .

Shoimah Kastolan: Aisyiyah Organisasi Perempuan Pertama di Indonesia yang Sudah Dirikan Universitas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Shoimah Kastolan usai menghadiri Peresmian Politeknik Aisyiyah Pontianak, kamis (27/6/2019). 

Shoimah Kastolan: Aisyiyah Organisasi Perempuan Pertama di Indonesia yang Saat Ini Sudah Mendirikan Universitas 

PONTIANAK - Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Shoimah Kastolan mengatakan Aisyiyah menjadi organisasi perempuan pertama yang mendirikan perguruan tinggi yang dikelola langsung oleh perempuan dan perjalan dilakukan dari bawah.

Kowani merupakan perkumpulan dari berbagai organisasi dan anggota pertama adalah Aisyiyah bersama dengan wanita katolik yang menyelenggarakan kongress perempuan pertama kali.

Ia mengatakan organisasi perempuan pertama yang mempunyai perguruan tinggi saat sekarang ini yang dikelolai oleh perempuan satu-satunya hanya Aisyiyah yang membangun Universutas dan berangkat dari bawah.

"Berawal dari sekolah kesehatan, dan menjadi akademi keperawatan, dan kebidanan dan menjadi stikes dan naik menjadi universitas yang ada di Jogjakarta," ujarnya usai menghadiri Peresmian Politeknik Aisyiyah Pontianak, kamis (27/6/2019).

Baca: Politeknik Aisyiyah Diresmikan, Siap Bersinergi Kembangkan SDM Kalbar

Baca: Gubernur Kalbar Hadiri Peresmian Politeknik Aisyiyah, Dua Prodi Dibuka Sesuai Kebutuhan Kalbar

Ia mengatakan selanjutkan Aisyiyah akan membangun Univeristas di Surakarta dan di Bandung. Saat ini tinggal menunggu turunnya izin dari menteri .

"Jumlah universitas yang dikelolai oleh Aisyiyah baru ada 12 , tapi politeknik lumayan banyak , kalau yang unggulan yaitu TK . TK nya 25 persen di seluruh Indonesia itu yang menglola Aisyiyah karena jumlahnya 23.000 seluruh Indonesia," jelasnya.

Ia mengatakan keberadaan Aisyiyah bukan hanya untuk warga Aisyiyah saja. Tapi Aisyiyah untuk bangsa dan negara. Seperti di daerah perbatasan Aisyiyah punya murid ada non muslim dan itu tidaklah masalah.

Lanjutnya mengatakan program terbaru Aisyiyah sudah ada seperti yang saat ini sudah direalisasi yang menjadi program utama.

Baca: Ini Alamat Politeknik Aisyiyah Pontianak (POLITA)

Baca: Peringati Milad ke -91, Nasyiatul Aisyiyah Berbagi Paket Sembako Kepada Masyarakat

"Kita harus menyehatkan, mengembangkan dan menambah amal usaha baru . Maka ini merupakan perubahan bentuk dari Akbid menjadi Polteknik dan Universita dan yang belum ada dibentuk amal usaha baru yang menjadi unggulan. Kita juga punya TK, SMP, SMA, SMK , dan Universitas," jelasnya.

Aisyiyah yang merupakan organisasi perempuan muhammadiyah yang merupakan organisasi otonom khusus. Jadi bagian dari Muhammadiyah tapi mempunyai wewenang yang sama dengan Muhammadiyah.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved