Aniaya Anak Kandung

Polisi Dalami Motif, Ayah Aniaya Anak Kandung Berusia 2 Tahun Hingga Tewas

Kapolres Sanggau, AKPB Imam Riyadi melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Haryanto menjelaskan, Polisi masih mendalami motif

Polisi Dalami Motif, Ayah Aniaya Anak Kandung Berusia 2 Tahun Hingga Tewas
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Korban dugaan penganiayaan inisial IB (2 tahun), Rabu (26/6/2019). 

Polisi Dalami Motif, Ayah Aniaya Anak Kandung Berusia 2 Tahun Hingga Tewas

SANGGAU - Kapolres Sanggau, AKPB Imam Riyadi melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Haryanto menjelaskan, Polisi masih mendalami motif ayah tega aniaya anaknya hingga tewas.

"Sementara masih didalami. Tetapi dari hasil informasi dari masyarakat yang bersangkutan depresi, tapi itu akan menjadi acuan kami untuk melakukan pemeriksaan terhadap psikolog, "katanya, Kamis (27/6/2019).

Kasat menjelaskan, berdasarkan informasi awal, yang bersangkutan baru satu hari tinggal di rumah tersebut. "Karena dia tinggal bersama orangtuanya kemarin. Disitu bersama isteri dan anaknya, "ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, IW (37), tega menganiaya anaknya inisial IB (2 tahun) sehingga mengakibatkan anak dibawah umur itu meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah di Jalan Cempaka, Gg Bogor 3 RT/RW13/3 Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Rabu (26/6/2019) sekitar pukul 00.44 Wib.

Baca: Tengah Hamil Anak Kedua, Sandra Dewi Pernah Gugurkan Kandungan Hingga Divonis Tak Bisa Hamil

Baca: Gubernur Kalbar Hadiri Peresmian Politeknik Aisyiyah, Dua Prodi Dibuka Sesuai Kebutuhan Kalbar

Baca: FOTO: Landscape WWF Indonesia di Kapuas Hulu dengan Komoditas Unggulan Lada Milik Para Petani

Kapolres Sanggau, AKPB Imam Riyadi melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Haryanto menjelaskan kronologis kejadian, Pada Kamis 27 Juni 2019 sekira pukul 00.44 Wib anggota piket Polsek Kapuas menerima laporan dari masyarakat bahwa ada orang yang terganggu kejiwaannya di sebuah rumah Jalan Cempaka, Gg Bogor 3 RT/RW13/3 Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

"Kemudian anggota piket Polsek Kapuas pergi ke TKP dan melihat terduga pelaku tersebut berteriak dengan tidak jelas. Selanjutnya anggota Polsek Kapuas beserta dengan warga setempat melakukan upaya pengdobrakan terhadap pintu rumah yang dikunci oleh pelaku.

"Untuk menyelamatkan dua orang anaknya yang masih kecil didalam kamar bersma dengan pelaku. kemudian anggota Polsek Kapuas melakukan upaya negosiasi namun tersangka tidak menghiraukan sambil berteriak. Kemudian pelaku melakukan pemukulan dengan menggunakan sebuah kayu kepada salah satu anaknya, "jelasnya.

Melihat kejadian itu, petugas bersama dengan warga langsung mendobrak pintu rumah yang dikunci oleh pelaku.

"Dan pelaku melakukan perlawanan yang menyebabkan salah satu petugas terluka kemudian petugas berhasil mengamankan pelaku dan dua org anaknya. Selanjutnya petugas membawa pelaku yang sempat diamuk warga beserta korban anak tersebut ke rumah sakit Sanggau. Korban sempat dirawat di RSUD Sanggau, "ujarnya.

Untuk lebih detailnya, lanjut Kasat, akan dilakukan press release oleh Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi, Senin 1 Juli 2019. "Saat ini terduga pelaku yang juga ayah korban sudah berhasil diamankan petugas, "pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved