BNNK Sintang Fokus Perangi Narkoba Lewat Pendekatan Sosial Kemasyarakatan

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang menggelar Upacara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI)

BNNK Sintang Fokus Perangi Narkoba Lewat Pendekatan Sosial Kemasyarakatan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang menggelar Upacara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang dipimpin Bupati Sintang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Kamis (27/6/2019) pagi. 

BNNK Sintang Fokus Perangi Narkoba Lewat Pendekatan Sosial Kemasyarakatan

SINTANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang menggelar Upacara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang dipimpin Bupati Sintang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Kamis (27/6/2019) pagi.

Kepala BNN Kabupaten Sintang Agus Akhmadin mengatakan bahwa melalui momentum peringatan HANI 2019 pihaknya terus berupaya memerangi peredaran narkotika dengan pendekatan sosial kemasyarakatan.

"Kita terus berupaya melakukan pendekatan pada sosial kemasyarakatan, artinya penegakan hukum tetap kita lakukan tetapi sebisa mungkin bagaimana para pemakai atau korban ini kita selamatkan melalui rehabilitasi," jelasnya.

Menurutnya, memberantas narkoba bukan hanya soal penegakan hukum, sebab banyak faktor yang membuat peredaran narkoba kian merajalela. Sebab itu, membawa pengguna keluar dari lingkaran setan itu lebih tepat.

Baca: Disebut Artis Juragan 140 Kontrakan, Haji Bolot Ternyata Pernah 3 Tahun Tinggal di Kandang Kambing

Baca: VIDEO: Pelayanan Prima, Imigrasi Singkawang Sediakan Pakaian Hingga Kacamata Bagi Paspor

Baca: Hasil Piala Indonesia 2019-Madura United Vs Persebaya, Seru!, Hujan Gol di Babak Pertama

"Penyelamatan bagi para pemakai tentunya akan merugikan para bandar karena dia tidak akan beli barang itu lagi. Kalau pemakainya berkurang, bandarnya kebingungan, maka peredaran narkoba perlahan bisa kita kurangi," katanya.

Lanjutnya bahwa BNNK Sintang saat ini juga sudah memiliki Klinik Pratama untuk rehabilitasi rawat jalan bagi pengguna narkoba. Selain itu, ada juga pelayanan tes urine yang biasanya dilakukan untuk berbagai keperluan.

"Untuk rehabilitasi trennya makin meningkat setiap tahun. Kita melayani rawat jalan di klinik pratama di BNN Sintang. Sementara untuk rehabilitasi rawat jalan, kita memang belum mempunyai fasilitasnya," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved