Miris! Agar Anak Bisa Sekolah, Orangtua Murid Sampai Lakukan Hal Ekstrem

Namun, ketika musim hujan datang, jembatan tersebut tak dapat digunakan, serta penggunaan rakit juga tak memungkinkan.

Miris! Agar Anak Bisa Sekolah, Orangtua Murid Sampai Lakukan Hal Ekstrem
(Zing.vn)
Seorang pria membantu anak-anak menuju ke sekolah dengan memasukkannya ke dalam plastik dan menyebrang sungai 

Miris! Agar Anak Bisa Sekolah, Orangtua Murid Sampai Lakukan Hal Ekstrem

VIETNAM- "Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri China". Tentu saja pepatah ini dapat dimaknai bahwa pendidikan memang harus diperjuangkan.

Pepatah ini cocok sekali untuk disandangkan pada warga di Vietnam demi memperoleh pendidikan.

Anak-anak di desa Huoi Ha, Provinsi Dien Bien, Vietnam, ketika musim hujan tiba berangkat ke sekolah dengan cara berbeda.

Seperti dilansir dari Zing.vn, anak-anak tersebut dimasukkan ke dalam plastik berukuran besar.

Seorang pria kemudian akan mengantarkan anak dalam plastik itu untuk menyeberangi sungai. Pria itu sepertinya memang bekerja untuk menyeberangi anak yang akan bersekolah.

Plastik besar itu tentunya akan melindungi sang anak agar tidak kebasahan saat menyeberangi sungai sepanjang 20 meter.

Baca: Ledakan Tabung Gas Gegerkan Warga, Korban Alami Luka Bakar hingga 50 Persen

Baca: Anjangsana ke Kediaman Ketua Umum Paguyuban Jawa Kalbar, Kapolda Dapat Cenderamata Keris

Aliran sungai yang cukup deras dan segala risiko yang ada, tak lantas membuat semangat orangtua dan anak-anak ini pudar untuk mencari ilmu.

Orangtua yang mengantrekan anaknya untuk disebrangkan(Zing,vn) Saat musim kemarau, anak-anak tersebut berangkat ke sekolah melalui jembatan sementara yang terbuat dari kayu.

Terkadang, mereka menggunakan rakit karena aliran airnya tak begitu deras.

Namun, ketika musim hujan datang, jembatan tersebut tak dapat digunakan, serta penggunaan rakit juga tak memungkinkan.

Sehingga, orangtua di desa ini tak mempunyai pilihan lain dan memilih "menitipkan" anak mereka agar tetap dapat berangkat ke sekolah kepada pria yang bersedia membantu menyebrang sungai ini. Para orangtua menunggu di pinggir sungai, menunggu kabar anak-anak mereka dalam kondisi selamat ketika diseberangkan.

Setelah menyebrang sungai, anak-anak ini harus berjalan sejauh 15 km agar bisa sampai ke sekolah. Di Desa Huoi Ha terdapat 76 rumah tangga dengan total penduduknya 500 orang.

Pemerintah saat ini telah membangun akses jalan. Selain itu, penggagasan pembuatan jembatan juga dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Potret lain keadaan anak-anak yang dimasukkan ke dalam plastik dan diantar ke sekolah menyebrangi sungai.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Untuk Bersekolah, Anak-anak Ini Dimasukkan ke Plastik untuk Seberangi Sungai "

Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved