Kapolres Mempawah: Purun, Sungai Pinyuh dan Mempawah Hilir Termasuk Daerah Rawan Pekat

Mereka yang saat razia kita temukan dalam kamar tertutup tanpa bisa menunjukkan bahwa mereka adalah pasangan yang sah, maka akan kita kenakan Tipiring

Kapolres Mempawah: Purun, Sungai Pinyuh dan Mempawah Hilir Termasuk Daerah Rawan Pekat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, saat diwawancara awak media. 

Kapolres Mempawah: Purun, Sungai Pinyuh dan Mempawah Hilir Termasuk Daerah Rawan Pekat

MEMPAWAH -Demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mempawah, pihak kepolisian terus melakukan upaya pemberantasa penyakit masyarakat, seperti premanisme, judi, narkoba, miras, prostitusi dan sejenisnya. Diantara beberapa penyakit masyarakat di Kabupaten Mempawah.

Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso mengungkapkan bahwa yang paling sulit untuk di tindak adalah prostitusi.

Menurutnya, kasus prostitusi sudah menjadi rahasia umum di Mempawah, dan pihak kepolisian hanya bisa mengantisipasi dan menangkalnya dengan melakukan penyuluhan-penyuluhan, patroli, dan razia tempat hiburan malam.

"Selain penyuluhan, untuk mengantisipasi maraknya aktivitas prostitusi kita juga gencar melakukan patroli dan razia di tempat-tempat hiburan, dengan melibatkan Satpol PP," ujar AKBP Didik Dwi Santoso belum lama ini.

Kapolres menjelaskan, kebanyakan kaksus prostitusi melanggar ketertiban umum saja, oleh sebab itu mereka melibatkan Satpol PP, ia menilai dari sisi tindak pidana masih sulit untuk dilakukan penindakan karena harus ada laporan terlebih dahulu.

Baca: Jangan Terlewatkan! Gandeng Bank Kalbar, Fun Bike Bersama Polda Kalbar Berhadiah 1 Unit Mobil

Baca: VIDEO: Halal Bihalal di Kraton Kadriah di tutup dengan Makan Saprahan, Begini Suasananya

"Mereka yang saat razia kita temukan dalam kamar tertutup tanpa bisa menunjukkan bahwa mereka adalah pasangan yang sah, maka akan kita kenakan Tipiring," jelasnya.

Kalau di wilayah hukum kita kata dia, saya rasa semua sudah paham bahwa daerah rawan prostitusi itu seperti di Purun, Sui Pinyuh, dan Mempawah Hilir.

Kapolres mengatakan daerah tersebut dinilai rawan prostitusi karena banyak cafe-cafe berisi perempuan-perempuan yang bisa di ajak kencan.

"Seperti di Mempawah Hilir, yang menjadi sasaran kita adalah lokasi di pinggir-pinggir pantai, karena disitu banyak pondok-pondok yang berpotensi disalahgunakan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved