Breaking News:

Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Cerita Korban Kawin Kontrak , Pria Hujat Aparat, hingga Sutarmidji Lantik Pejabat

Tak hanya itu, IN dan keluarga diimingi dan dijanjikan bahwa segala kebutuhan mereka akan dipenuhi. Termasuk persoalan keuangan mereka.

Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar 24 Jam - Cerita Korban Kawin Kontrak , Pria Hujat Aparat, hingga Sutarmidji Lantik Pejabat 

Kalbar 24 Jam - Cerita Korban Kawin Kontrak , Pria Hujat Aparat, hingga Sutarmidji Lantik Pejabat

BERAGAM informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di bulan Juni pekan ini sejak Selasa (25/6/2019).

Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.

Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya Rabu (26/6/2019).

1. Korban Kawin Kontrak Negeri Tiongkok Asal Singkawang, Cerita Kejadian yang Dialaminya

Korban Kawin kontrak Tiongkok, IN (20) mengenakan hijab biru didampingi Kapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi, Silvia dan Ibunya berinisial M, ceritanya disampaikan dalam konferensi pers di Polres Singkawang, Jalan Firdaus 2, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Selasa (25/6/2019).
Korban Kawin kontrak Tiongkok, IN (20) mengenakan hijab biru didampingi Kapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi, Silvia dan Ibunya berinisial M, ceritanya disampaikan dalam konferensi pers di Polres Singkawang, Jalan Firdaus 2, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Selasa (25/6/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO)

Korban Kawin kontrak Tiongkok, IN (20) yang merupakan warga Kota Singkawang menceritakan kejadian yang dialaminya selama di Tiongkok.

Didampingi Kapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi, Silvia dan Ibunya berinisial M, ceritanya disampaikan dalam konferensi pers di Polres Singkawang, Jalan Firdaus 2, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Selasa (25/6/2019).

Berawal dari iming-imingan akan mengubah hid
up menjadi lebih enak dan nyaman ketika menikah dengan orang Tiongkok dan tinggal di sana.

Sejumlah uang senilai Rp 20 juta pun diberikan sang agen sebagai mahar dan untuk meyakinkan IN dan keluarganya agar mau melakukan pernikahan dan tinggal di Tiongkok.

Prosesi pernikahan antara IN dan warga Tiongkok pun dilakukan di Kota Singkawang dengan cara menikah sirih disaksikan keluarga IN.

 

Baca: VIDEO: Detik-detik Pertemuan Korban Kawin Kontrak Asal Singkawang dengan Ibunya

Baca: Korban Kawin Kontrak Negeri Tiongkok Asal Singkawang, Cerita Kejadian yang Dialaminya

Baca: VIDEO: Kapolres Singkawang Bidik Mak Comblang Kawin Kontrak

Tak hanya itu, IN dan keluarga diimingi dan dijanjikan bahwa segala kebutuhan mereka akan dipenuhi. Termasuk persoalan keuangan mereka.

Agen yang merupakan warga Kota Singkawang pada 2018 lalu juga menjanjikan IN bisa pulang ke Indonesia setelah berada dua bulan di Tiongkok. BACA  SELENGKAPNYA>>>>>>>

 
2. Hujat Aparat di Facebook, Seorang Pria Kapuas Hulu Ditangkap Polisi
Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Alber Manurung saat menunjukkan komentar tersangka menggunakan akun Facebooknya bernama Novi Candra, yang telah menghujat aparat, di salah satu akun Facebook.
Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Alber Manurung saat menunjukkan komentar tersangka menggunakan akun Facebooknya bernama Novi Candra, yang telah menghujat aparat, di salah satu akun Facebook. (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)


Polres Kapuas Hulu mengamankan seorang pria asal Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas beranisial NA (22) karena telah menghujat aparat di akun Facebook miliknya.

Kasus tersebut disampaikan dalam press release oleh Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Alber Manurung, yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu Iptu Siko bersama anggotanya, di Mapolres Kapuas Hulu, Selasa (25/6/2019).

Dalam press release tersebut, Wakapolres Kapuas Hulu, Kompol Alber Manurung menyatakan, NA sudah ditetapkan sebagai tersangka karena telah memosting berkomentar "Aparat Anjing", disalah satu akun facebook yang mengeshare pemberitaan media online dengan judul "Polisi Temukan tanda Kekerasan Seksual pada Balita 1,8 tahun Tewas dibunuh".

Baca: BREAKING NEWS - Sutarmidji Lantik 15 Pejabat, Mantan Wakil Bupati Kubu Raya Jadi Staf Ahli Gubernur

Baca: Keuangan Orangtua Tak Pasti, Masih Kenakan Seragam Sekolah Kakak Beradik Ini Jadi Tukang Sol Sepatu

Baca: 8 Tanda Bahwa Anda Jauh Lebih Menarik Daripada Yang Anda Pikirkan

"Tersangka dikenakan pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3, Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman pidanannya dibawah lima tahun," ujarnya kepada wartawan. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

3. Razia Pekat di Sekayam, Polisi Amankan Empat Pasangan Bukan Suami Istri
Jajaran Polsek Sekayam saat  melakukan razia operasi pekat kapuas tahuN 2019 di beberapa hotel dan penginapan di wilayah hukum Polsek Sakayam, Kabupaten Sanggau, Senin (24/6/2019) malam.
Jajaran Polsek Sekayam saat  melakukan razia operasi pekat kapuas tahuN 2019 di beberapa hotel dan penginapan di wilayah hukum Polsek Sakayam, Kabupaten Sanggau, Senin (24/6/2019) malam. (ISTIMEWA)


Jajaran Polsek Sekayam melakukan razia operasi pekat kapuas tahu 2019 di beberapa hotel dan penginapan yang diduga dilakukan sebagai tempat berbuat asusila, Senin (24/6/2019) malam.

Saat melakukan razia, petugas Polsek Sekayam berhasil mengamankan delapan orang atau sebanyak empat pasangan dari dalam satu diantara penginapan di Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau .

Baca: Jajaran Polsek Sekayam Bersama Majelis Zikir Dan Salawat Kecamatan Gelar Baksos

Baca: Koramil dan Polsek Sekayam Temukan Tiga Titik Hotspot

Kapolsek Sekayam, AKP Efadhoni Lilik Pamungkas menjelaskan penertiban tersebut dilakukan lewat operasi pekat yang dilaksanakan di Penginapan dan Hotel yan berada di wilayah hukum Polsek Sekayam.

"Pada kegiatan operasi pekat yang dilaksanakan pada malam ini kami berhasil menjaring Empat pasangan yang bukan suami istri,"katanya melalui rilisnya, Selasa (25/6/2019). BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

4. 66 Kasus DBD Terjadi di Mempawah Sejak Januari 2019, Jamiril Minta Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril saat di wawancara awak media, Rabu (24/4/2019)
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril saat di wawancara awak media, Rabu (24/4/2019) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ANSHORY)

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KeluargaBerencana Kabupaten Mempawah, Jamiril mengungkapkan, dalam siklus lima tahunan Demam Berdarah Dengue (DBD) tahun ini terdapat 66 kasus sejak Januari hingga Juni 2019.

"Sejak Januari hingga Juni 2019 sudah ada 66 kasus yang terjadi, sementara tahun 2018 lalu ada 82 kasus, kasus yang terjadi selama kurun waktu enam bulan itu semuanya berhasil ditangani, tanpa ada satupun yang mainggal dunia," ujarnya, Senin (24/6/2019).

Jamiril menjelaskan, wilayah dengan kasus DBD terbayak ada di Kecamatan Mempawah Hilir, Sui Pinyuh, Anjungan dan Jungkat, hal itu disebabkan karena faktor geografis.
"Kasus DBD tertinggi ada di wilayah yang menjadi jalur perlintasan, seperti Mempawah Hilir, Sui Pinyuh, Anjungan dan Jungkat," ujarnya. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>>>>

5. Sutarmidji Lantik 15 Pejabat, Mantan Wakil Bupati Kubu Raya Jadi Staf Ahli Gubernur

Sejumlah pejabat yang dilantik Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (25/6/2019). Sutarmidji melantik 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan Pemprov Kalbar, 8 pejabat dari open bidding dan 7 pejabat dari rotasi jabatan yang ada.
Sejumlah pejabat yang dilantik Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (25/6/2019). Sutarmidji melantik 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan Pemprov Kalbar, 8 pejabat dari open bidding dan 7 pejabat dari rotasi jabatan yang ada. (TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA)

Gubernur Kalbar, Sutarmidji melakukan pengambilan sumpah/janji jabatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Kalbar.

Ada beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ia lantik.

Baca: Lantik 15 Pejabat, Sutarmidji Ancam Copot Mereka Kalau Ada Temuan Penyimpangan Anggaran

Baca: Sutarmidji Sebut Ada Pejabat Gunakan Perjalanan Dinas Hanya Ingin Mendata Fasilitas Olahraga

Pelantikan dilangsungkan pada Aula Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (25/6/2019) siang WIB.
Satu di antara yang dilantik Midji adalah mantan Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus.

Pendamping bupati Rusman Ali periode 2014-2019 tersebut dilantik sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Politik.

"Hari ini saya melantik 8 dari open bidding dan tujuh orangnya adalah rolling dari jabatan yang ada karena kebutuhan organisasi," ucap Midji. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak:

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved