Breaking News:

Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Cerita Korban Kawin Kontrak , Pria Hujat Aparat, hingga Sutarmidji Lantik Pejabat

Tak hanya itu, IN dan keluarga diimingi dan dijanjikan bahwa segala kebutuhan mereka akan dipenuhi. Termasuk persoalan keuangan mereka.

Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar 24 Jam - Cerita Korban Kawin Kontrak , Pria Hujat Aparat, hingga Sutarmidji Lantik Pejabat 

Tak hanya itu, IN dan keluarga diimingi dan dijanjikan bahwa segala kebutuhan mereka akan dipenuhi. Termasuk persoalan keuangan mereka.

Agen yang merupakan warga Kota Singkawang pada 2018 lalu juga menjanjikan IN bisa pulang ke Indonesia setelah berada dua bulan di Tiongkok. BACA  SELENGKAPNYA>>>>>>>

 
2. Hujat Aparat di Facebook, Seorang Pria Kapuas Hulu Ditangkap Polisi
Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Alber Manurung saat menunjukkan komentar tersangka menggunakan akun Facebooknya bernama Novi Candra, yang telah menghujat aparat, di salah satu akun Facebook.
Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Alber Manurung saat menunjukkan komentar tersangka menggunakan akun Facebooknya bernama Novi Candra, yang telah menghujat aparat, di salah satu akun Facebook. (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)


Polres Kapuas Hulu mengamankan seorang pria asal Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas beranisial NA (22) karena telah menghujat aparat di akun Facebook miliknya.

Kasus tersebut disampaikan dalam press release oleh Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Alber Manurung, yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu Iptu Siko bersama anggotanya, di Mapolres Kapuas Hulu, Selasa (25/6/2019).

Dalam press release tersebut, Wakapolres Kapuas Hulu, Kompol Alber Manurung menyatakan, NA sudah ditetapkan sebagai tersangka karena telah memosting berkomentar "Aparat Anjing", disalah satu akun facebook yang mengeshare pemberitaan media online dengan judul "Polisi Temukan tanda Kekerasan Seksual pada Balita 1,8 tahun Tewas dibunuh".

Baca: BREAKING NEWS - Sutarmidji Lantik 15 Pejabat, Mantan Wakil Bupati Kubu Raya Jadi Staf Ahli Gubernur

Baca: Keuangan Orangtua Tak Pasti, Masih Kenakan Seragam Sekolah Kakak Beradik Ini Jadi Tukang Sol Sepatu

Baca: 8 Tanda Bahwa Anda Jauh Lebih Menarik Daripada Yang Anda Pikirkan

"Tersangka dikenakan pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3, Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman pidanannya dibawah lima tahun," ujarnya kepada wartawan. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

3. Razia Pekat di Sekayam, Polisi Amankan Empat Pasangan Bukan Suami Istri
Jajaran Polsek Sekayam saat  melakukan razia operasi pekat kapuas tahuN 2019 di beberapa hotel dan penginapan di wilayah hukum Polsek Sakayam, Kabupaten Sanggau, Senin (24/6/2019) malam.
Jajaran Polsek Sekayam saat  melakukan razia operasi pekat kapuas tahuN 2019 di beberapa hotel dan penginapan di wilayah hukum Polsek Sakayam, Kabupaten Sanggau, Senin (24/6/2019) malam. (ISTIMEWA)


Jajaran Polsek Sekayam melakukan razia operasi pekat kapuas tahu 2019 di beberapa hotel dan penginapan yang diduga dilakukan sebagai tempat berbuat asusila, Senin (24/6/2019) malam.

Saat melakukan razia, petugas Polsek Sekayam berhasil mengamankan delapan orang atau sebanyak empat pasangan dari dalam satu diantara penginapan di Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau .

Baca: Jajaran Polsek Sekayam Bersama Majelis Zikir Dan Salawat Kecamatan Gelar Baksos

Baca: Koramil dan Polsek Sekayam Temukan Tiga Titik Hotspot

Kapolsek Sekayam, AKP Efadhoni Lilik Pamungkas menjelaskan penertiban tersebut dilakukan lewat operasi pekat yang dilaksanakan di Penginapan dan Hotel yan berada di wilayah hukum Polsek Sekayam.

"Pada kegiatan operasi pekat yang dilaksanakan pada malam ini kami berhasil menjaring Empat pasangan yang bukan suami istri,"katanya melalui rilisnya, Selasa (25/6/2019). BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

4. 66 Kasus DBD Terjadi di Mempawah Sejak Januari 2019, Jamiril Minta Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril saat di wawancara awak media, Rabu (24/4/2019)
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril saat di wawancara awak media, Rabu (24/4/2019) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ANSHORY)

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KeluargaBerencana Kabupaten Mempawah, Jamiril mengungkapkan, dalam siklus lima tahunan Demam Berdarah Dengue (DBD) tahun ini terdapat 66 kasus sejak Januari hingga Juni 2019.

"Sejak Januari hingga Juni 2019 sudah ada 66 kasus yang terjadi, sementara tahun 2018 lalu ada 82 kasus, kasus yang terjadi selama kurun waktu enam bulan itu semuanya berhasil ditangani, tanpa ada satupun yang mainggal dunia," ujarnya, Senin (24/6/2019).

Jamiril menjelaskan, wilayah dengan kasus DBD terbayak ada di Kecamatan Mempawah Hilir, Sui Pinyuh, Anjungan dan Jungkat, hal itu disebabkan karena faktor geografis.
"Kasus DBD tertinggi ada di wilayah yang menjadi jalur perlintasan, seperti Mempawah Hilir, Sui Pinyuh, Anjungan dan Jungkat," ujarnya. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>>>>

5. Sutarmidji Lantik 15 Pejabat, Mantan Wakil Bupati Kubu Raya Jadi Staf Ahli Gubernur

Sejumlah pejabat yang dilantik Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (25/6/2019). Sutarmidji melantik 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan Pemprov Kalbar, 8 pejabat dari open bidding dan 7 pejabat dari rotasi jabatan yang ada.
Sejumlah pejabat yang dilantik Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (25/6/2019). Sutarmidji melantik 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan Pemprov Kalbar, 8 pejabat dari open bidding dan 7 pejabat dari rotasi jabatan yang ada. (TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA)
Halaman
123
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved