Breaking News:

Juara Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia 2019 Tingkat Provinsi Bakal Wakili Kalbar di LLDIKTI

Pada tahun ini Kampus Stikes Yarsi Pontianak terpilih dan dipercayai menjadi tuan rumah.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Foto bersama usai kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) Tahun 2019 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, di Stikes Yarsi Pontianak, selasa (25/6/2019). 

Juara Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia 2019 Tingkat Provinsi Bakal Wakili Kalbar di LLDIKTI

PONTIANAK - Rahmatullah Rizieq satu diantara Juri pada kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) Tahun 2019 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Kementian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Lembaga Layanan Pendidikan Wilayah XI mempercayai Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Yarsi Pontianak sebagai tuan rumah perlombaan, selasa (25/6/2019).

Rahmatullah mengatakan komoetisi ini adalah acara tahunan dimana LLDIKTI Wilaya XI meliputi Wilayah Kalimantan dan terdiri dari beberapa titik yaitu di Kalbar, Kaltim, Kalteng dan Kalsel.

Pada tahun ini Kampus Stikes Yarsi Pontianak terpilih dan dipercayai menjadi tuan rumah.

"Untuk pemilihan tuan rumah biasanya memang dipilih secara bergilir dibeberapa perguruan tinggi yang memang siap untuk menyelenggarakannya," ujarnya.

Baca: Bangun Budaya Kritis Berisi Nan Solutif Lewat Kompetisi Debat

Baca: Stikes Yarsi Pontianak Jadi Tuan Rumah Lomba Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat Provinsi Kalbar

Ia mengatakan dua tim yang terbaik dari debat ini akan dikirim ke Banjarmasin untuk mengikuti seleksi ditingkat wilayah LLDIKTI. Setelah itu akan dikirm ke Jakarta untuk mengikuti pertandingan tingkat nasional.

Ada 8 perguruan tinggi yang ikut kompetisi debat tingkat yaitu dari kampus Stikes Yarsi Pontianak, IKIP PGRI Pontianak, Universitas Muhammadiyah, STIMIK , STKIP Sintang, STIE Singkawang, STIM Bengkayang, dan Akbid Singkawang.

Proses kegiatan lomba ini digelar selama dua hari. Hari pertama tahap seleksi dari 8 tim dan diambil hanya 4 tim untuk mlaju ke babak final.

"Jadi mereka hari pertama mendapatkan kesempatan yang sama. Satu sebagai tim Pro dan yabg satunya sebagai Tim Kontra dengan lawan yang berbeda-beda. Acara ini merupakan acara tahunan dan yang dilakukan saat ini ada debat bahasa Indonesia yang diselenggarakan di STIKES Yarsi Pontianak, Debat Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah," ujarnya.

Baca: Untan Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha, Gandeng Kementerian Perdagangan RI

Baca: Inilah Petuah Datok Yunus untuk Mahasiswa

Sistem penliaian yang dinilai ada 3 yaitu isi,penampilan dan strategi.

Penilaian isi lebih kepada apa yang dibicarakan, bagaimana peserta menyampaikan fakta dan logikanya, kemudian data apa saja yang digunakan.

"Kemudian untuk gaya penampilan bagaimana dia berekspresi misalnya mimik , gesturnya apakah mereka membaca terus atau menyampaikan argumen secara langsung dengan lawannya dan bagimana intonasi dan sebagainya . Kemudian strategi penggunaan waktu dan juga strategi dalam hal menanggapi instruksi dari lawan,"

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved