Bupati Sintang Buka Gawai Lepas Panen di Desa Kayu Dujung Ketungau Tengah

Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri sekaligus membuka Gawai Syukuran Lepas Panen yang diselenggarakan masyarakat di Dusun Binda

Bupati Sintang Buka Gawai Lepas Panen di Desa Kayu Dujung Ketungau Tengah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri sekaligus membuka Gawai Syukuran Lepas Panen yang diselenggarakan masyarakat di Dusun Binda, Desa Kayu Dujung, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Selasa (25/6/2019) malam. 

Bupati Sintang Buka Gawai Lepas Panen di Desa Kayu Dujung Ketungau Tengah

SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri sekaligus membuka Gawai Syukuran Lepas Panen yang diselenggarakan masyarakat di Dusun Binda, Desa Kayu Dujung, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Selasa (25/6/2019) malam.

Turut hadir Anggota DPRD Sintang Melkianus, Kepala Dinas PU Sintang, Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Sintang, Kasat Pol-PP dan Damkar Sintang, Forkopimcam Ketungau Tengah, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Jarot mengatakan sangat berbahagia bisa hadir dan membuka secara langsung gawai ini. Sebab gawai ini merupakan bentuk rasa syukur atas apa hasil yang di raih selama satu tahun berjalan ini.

Baca: Survei Microsoft dan IDC Asia Tunjukkan Konsumen Indonesia Tak Percaya Data Pribadinya Aman

Baca: LIVE Babak Kedua PSM Makassar Vs Becamex Binh Duong di RCTI, Langkah Berat Kejar Defisit 2 Gol

Baca: Refly Harun Prediksi Hasil Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2019, Yakin Terjadi Kecurangan?

“Syukuran lepas panen ini juga untuk merefleksi diri atau memikir ulang jika ada yang baik kita lanjutkan. Kalau ada hal yang kurang kita perbaiki, sehingga malam ini kita patut bergembira dalam suasana bersyukur," katanya.

Untuk itu, Jarot meminta kegiatan Gawai Syukuran Lepas Panen ini harus terus di lestarikan sehingga selalu menjadi agenda tahunan di Dusun Binda.

Sementara itu, Ketua Panitia Atang Alexander mengatakan acara seperti ini sudah puluhan tahun sudah tidak dilaksanakan di Dusun Binda, sehingga tahun ini dilaksanakan dan langsung mengundang Bupati Sintang.

“Kami bersyukur sekali Pak Bupati bisa hadir langsung ke tempat kami, sehingga bisa melihat langsung kondisi kami masyarakat disini. Perlu kami sampaikan bahwa gawai ini juga untuk mempersatukan masyarakat dan melestarikan tradisi budaya yang ada karena sudah hampir punah," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved