Tingkatkan Pengetahuan Anggotanya, DWP Gelar Sosialisasi Terkait 3 Kegiatan Utama

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sekadau menggelar sosialisasi bagi anggota DWP Kabupaten Sekadau di Mess Pemda Sekadau

Tingkatkan Pengetahuan Anggotanya, DWP Gelar Sosialisasi Terkait 3 Kegiatan Utama
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sekadau menggelar sosialisasi bagi anggota DWP Kabupaten Sekadau di Mess Pemda Sekadau, Jalan Merdeka Barat, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (25/6).  

Tingkatkan Pengetahuan Anggotanya, DWP Gelar Sosialisasi Terkait 3 Kegiatan Utama

SEKADAU - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sekadau menggelar sosialisasi bagi anggota DWP Kabupaten Sekadau di Mess Pemda Sekadau, Jalan Merdeka Barat, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (25/6).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Zakaria menuturkan, dharma wanita sebagai istri PNS untuk menunjang tugas suami. 

"Tidak mungkin ada suami yang berhasil dalam karirnya tanpa ditunjang istrinya, karena itulah wadah pegawai negeri sipil istri-istrinya tergabung dalam dharma wanita," ujar Zakaria. 

Baca: Zonasi dan Sistemnya, Apakah Solusi?

Baca: Lama Tak Terlihat, Pinkan Mambo Sudah 4 Kali Menikah Hingga Diusir Ibunya Gara-gara Pindah Agama

Baca: LIVE Catatan Demokrasi Kita TVOne, Vonis MK: Menunggu Keadilan! Ada Fadli Zon & Fahri Hamzah

Zakaria mengatakan, para istri mendampingi suami, memberikan masukan, memberikan nasehat agar tetap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Ia mengatakan, DWP memiliki tiga kegiatan utama, yaitu dibidang pendidikan, ekonomi dan sosial–budaya.

"Ketiga hal ini harus dilakukan DWP untuk menunjang tugas suami dan dengan sosialisasi ini agar anggotanya percaya diri. Punya ilmu, punya kemampuan, punya keterampilan sehingga mereka bisa memberikan masukan dan pendapat," lanjutnya. 

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Sekadau, Jamilah Zakaria mengatakan, salah satu peran penting DWP terhadap keluarga pegawai negeri sipil, yaitu menciptakan keluarga yang bahagia, sejahtera dan berkualitas.

Keberadaan DWP menurutnya sangat penting dalam mengemban amanat dan tugas negara yang berdampak langsung pada peningkatan kinerja suami sebagai aparat pemerintah untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan efektif.

"Sebagai anggota DWP sekaligus sebagai istri pegawai negeri, memiliki tugas dan tanggungjawab dalam membantu tugas para suami. Para istri dituntut harus mengetahui arti pola kepemimpinan secara formal maupun informal," katanya. 

Baca: LIVE Catatan Demokrasi Kita TVOne, Vonis MK: Menunggu Keadilan! Ada Fadli Zon & Fahri Hamzah

Baca: Ombudsman Minta Orang Tua Yang Menemukan Kejanggalan Zonasi Datang Ke Kantor Dinas Pendidikan

Baca: Ketua PHRI Kalbar Berharap, PCPI Dapat Selalu Melakukan Inovasi Baru

Jamilah berharap para istri pegawai negeri dapat memposisikan dalam setiap pergaulan dalam organisasi instansi yang sedang diduduki oleh suami. Maka menurutnya, para istri dapat terus membekali diri dengan ilmu pengetahuan serta keterampilan yang dapat berfungsi dalam memperlancar tugas suami.

"Istri harus mampu mendukung suami dengan semangat dan sehat, harus mampu menerima suka dan duka yang merupakan resiko serta bagian dari pelayanan suami dalam mengemban amanah," harapnya. 

Ia mengimbau para anggota DWP agar tidak menuntut hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan. Sehingga, tidak mendesak suami untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan dalam pelaksanaan tugasnya.

"Hendaknya kita selalu mendekatkan diri kepada Tuhan, senantiasa bersyukur dan memohon agar suami dapat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dan selalu dalam lindungan Tuhan," pungkasnya.(ian)

Penulis: Try Juliansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved