Penetapan Anggota DPRD Terpilih Tunggu Keputusan MK, Caleg: Kita Ikuti Prosedur

Satu diantara caleg DPRD Provinsi, Arif Joni Prasetyo tak mempermasalahkan waktu penetapan caleg terpilih yang masih menunggu dari MK

Penetapan Anggota DPRD Terpilih Tunggu Keputusan MK, Caleg: Kita Ikuti Prosedur
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Ketua DPW PKS Kalbar Arif Joni Prasetyo 

Penetapan Anggota DPRD Terpilih Tunggu Keputusan MK, Caleg: Kita Ikuti Prosedur

PONTIANAK - Satu diantara caleg DPRD Provinsi, Arif Joni Prasetyo tak mempermasalahkan waktu penetapan caleg terpilih yang masih menunggu dari MK.

"Kita mengikuti prosedur yang berlaku di KPU. Kalau ada perubahan tentu tidak banyak. Hanya yang terkait dengan kursi dimana yang ada gugatan saja baik penetapan DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota," katanya, Selasa (25/06/2019).

Mendapatkan sekitar 20 ribuan suara di dapil Kota Pontianak untuk DPRD Provinsi, Arif menilai bahwa raihannya merupakan amanah yang tidak mudah, maka ia akan bekerja dengan maksimal.

"Alhamdulillah, saya bersyukur sebagai caleg dengan perolehan suara tertinggi di Dapil Kota Pontianak. Ini merupakan beban amanah yang tidak ringan. Mohon doa semoga saya dapat bekerja dengan baik. Bekerja sesuai dengan Tupoksi saya dan dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat Kalbar. Khususnya aspirasi masyarakat kota Pontianak," katanya.

Baca: Kembangkan Kompetensi, 228 CPNS Pemkot Pontianak Ikuti Latsar

Baca: Masih Kecil Dihadiahkan Jet Pribadi, Pengasuh Anak Sandra Dewi Sampai Sebanyak Ini

Baca: Edi Kamtono Klaim Infrastruktur STQ Nasional Capai 95 persen

Ketua DPW PKS Kalbar ini pun menerangkan, jika dirinya akan memaksimalkmlembaga DPRD dapat bekerja optimal. Baik fungsi anggaran, fungsi legislasi maupun fungsi pengawasan.

Selanjutnya, kata dia, adalah dapat berjuang agar aspirasi konstituen dan rakyat Kalbar dapat terealisir.

"Yang utama adalah infrastruktur. Yang kedua adalah perbaikan sarana dan mutu pendidikan. Terlebih sekarang berlaku sistem zana. Tuntutan warga Pontianak adalah setiap sekolah memiliki standar mutu dan sarana yang baik. Terutama SMP dan SMA. Dan yang ketiga adalah kesehatan. Pelayanan kesehatan harus semakin dekat dan terjangkau," tutupnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved