Pemerintah KKR Jalin Kerjasama dengan Kabupaten Kayong Utara Terkait Pendistribusian Gas Elpiji

Wakil Bupati Kabupaten Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan langkah konkrit yang diambil oleh pemerintah kabupaten Kubu Raya

Pemerintah KKR Jalin Kerjasama dengan Kabupaten Kayong Utara Terkait Pendistribusian Gas Elpiji
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Marpina Wulan
Wakil Bupati Kabupaten Kubu Raya, Sujiwo. 

Pemerintah KKR Jalin Kerjasama dengan Kabupaten Kayong Utara Terkait Pendistribusian Gas Elpiji

KUBU RAYA - Wakil Bupati Kabupaten Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan langkah konkrit yang diambil oleh pemerintah kabupaten Kubu Raya terhadap isu penambahan jumlah pangkalan gas elpiji di Kabupaten Kubu Raya, Senin (24/06/2019) di gedung DPRD Kabupaten Kubu Raya.

Sujiwo menjelaskan pemerintah Kab. Kubu Raya sedikitnya sudah memiliki 9 agen gas elpiji dan sudah dilakukan pula penambahan 12 pangkalan gas elpiji di seluruh  kabupaten Kubu Raya.

Kemudian disampaikan pula bahwasanya untuk kuota gas elpiji 3 kg juga terdapat penambahan kuota menjadi 14 ribu metrik ton.

Ia juga menyampaikan mengenai tiga desa yang berada berseberangan dengan Kab. Kayong Utara, nantinya akan dilakukan pendistribusian gas elpiji 3 kg tersebut dari wilayah Kayong Utara. Hal ini dilakukan demi efisiensi pendistribusian gas tersebut.

Baca: Peringatan HKG-PKK Guna Tingkatkan Lagi Motivasi Memasyarakatkan Gerakan PKK

Baca: Lilik Targetkan Tulis Seribu Pesan Cinta Untuk Ibu

Baca: Benelli Tak Guanakan Mesin V-Twin di Motor Cruiser Berkubikasi Kecil, Hal-hal Ini Jadi Alasannya

"Ini langkah konkrit pemerintah kabupaten Kubu Raya, termasuk tiga desa di ujung Batu Ampar. Desa Sumber Agung, Muara Tiga, Krawang. Itu pak Bupati sudah menyurati Pemerintah Kayong Utara, akan di serahkan pendistribusiannya oleh pemerintah Kayong Utara tapi menggunakan kuota Kubu Raya," jelasnya.

"Hal ini dilakukan supaya pendistribusian lebih efektif jarak tempuhnya. efisien, karena ketiga desa tersebut berbatasan langsung dengan Kayong Utara. Tetapi kuota tetap menggunakan kuota Kayong Utara," tambah Wakil Bupati KKR tersebut.

Sujiwo juga mengatakan bahwa Bupati akan segera mengeluarkan peraturan Bupati terkait dengan penetapan harga eceran tertinggi gas elpiji 3 kg. Surat edaran juga sudah dikeluarkan oleh Bupati, bahwa yang boleh membeli gas elpiji 3 kg hanya masyarakat menengah ke bawah dan usaha mikro menengah.

"Tersedia juga gas elpiji 5,5 kg untuk masyarakat menengah ke atas dengan harga yang ditentukan oleh pihak pihak Pertamina dan surat edaran sudah siap. Ada diskon harga juga dari pihak Pertamina," tutupnya. (Marpina Sindika Wulandari) 

Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved