Hujat Aparat di Facebook, Seorang Pria Kapuas Hulu Ditangkap Polisi

Polres Kapuas Hulu mengamankan seorang pria asal Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas beranisial NA (22) karena telah menghujat aparat

Hujat Aparat di Facebook, Seorang Pria Kapuas Hulu Ditangkap Polisi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Alber Manurung saat menunjukkan komentar tersangka menggunakan akun Facebooknya bernama Novi Candra, yang telah menghujat aparat, di salah satu akun Facebook. 

Hujat Aparat di Facebook, Seorang Pria Kapuas Hulu Ditangkap Polisi

KAPUAS HULU - Polres Kapuas Hulu mengamankan seorang pria asal Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas beranisial NA (22) karena telah menghujat aparat di akun Facebook miliknya.

Kasus tersebut disampaikan dalam press release oleh Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Alber Manurung, yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu Iptu Siko bersama anggotanya, di Mapolres Kapuas Hulu, Selasa (25/6/2019).

Dalam press release tersebut, Wakapolres Kapuas Hulu, Kompol Alber Manurung menyatakan, NA sudah ditetapkan sebagai tersangka karena telah memosting berkomentar "Aparat Anjing", disalah satu akun facebook yang mengeshare pemberitaan media online dengan judul "Polisi Temukan tanda Kekerasan Seksual pada Balita 1,8 tahun Tewas dibunuh".

Baca: BREAKING NEWS - Sutarmidji Lantik 15 Pejabat, Mantan Wakil Bupati Kubu Raya Jadi Staf Ahli Gubernur

Baca: Keuangan Orangtua Tak Pasti, Masih Kenakan Seragam Sekolah Kakak Beradik Ini Jadi Tukang Sol Sepatu

Baca: 8 Tanda Bahwa Anda Jauh Lebih Menarik Daripada Yang Anda Pikirkan

"Tersangka dikenakan pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3, Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman pidanannya dibawah lima tahun," ujarnya kepada wartawan.

Alber menuturkan, kalau pihaknya dapat mengungkap keberadaan tersangka dari hasil tracking tim Cyber Crime Polres Kapuas Hulu. Proses tidak terlalu lama sehingga keberadaan yang bersangkutan terdeteksi di kecamatan Suhaid.

"Kasus ini muncul hari Jumat (21/6/2019), kemudian terangka kita amankan di rumahnya di Dusun Lalau, Desa Nanga Suhaid, Kecamatan Suhaid, Sabtu (22/6/2019," ucapnya.

Wakapolres menjelaskan, memang Polres menangani kasus pembunuhan balita di Empanang. Kejadian itu menjadi berita dan di posting di facebook, lalu dikomen oleh tersangka melalui akun Facebooknya. "Menurut alasan tersangka memosting komentar tersebut, karena tidak baca keseluruhan, dia pikir pelaku polisi, lalu menuliskan 'Aparat Anjing'," ujarnya.

Dengan ini Alber Manurung mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, untuk bijak di Medsos, sehingga tidak jadi ancaman hukum bagi diri sendiri, dan orang lain. "Medsos itu untuk edukasi saja sehingga bermanfaat," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved