Diduga Lakukan Tindak Pidana PETI, Tiga Warga Sandai Diamankan Polisi

Sat Reskrim Polres Ketapang dan Unit Reskrim Polsek Sandai berhasil mengamankan tiga orang yang diduga melakukan tindak pidana

Diduga Lakukan Tindak Pidana PETI, Tiga Warga Sandai Diamankan Polisi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketiga terduga pelaku PETI beserta barang bukti yang diamankan dilokasi penambangan di Dusun Batu Kambing, Desa Petai Patah Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang. 

Diduga Lakukan Tindak Pidana PETI, Tiga Warga Sandai Diamankan Polisi

KETAPANG - Sat Reskrim Polres Ketapang dan Unit Reskrim Polsek Sandai berhasil mengamankan tiga orang yang diduga melakukan tindak pidana Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Batu Kambing, Desa Petai Patah Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang, Sabtu (22/06/2019).

Ketiga orang tersebut yaitu, KD (40), AN (39) dan RN (35) yang mana ketiganya merupakan warga asal Sandai.

Menurut Kapolres Ketapang, AKBP Yuri Nurhidayat melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto saat dikonfirmasi mengaku bahwa saat ini para terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Ketapang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca: Doa Iftitah yang Diajarkan Nabi, Bacaan Arab Latin dan Artinya! Catat 8 Macam-Macam Doa Iftitah

Baca: Prediksi Skor Kalteng Putra Vs Bali United Liga 1 2019, Ujian Laga Tandang Pertama Serdadu Tridatu

Baca: VIDEO: Terpidana Kasus Korupsi Gusti Hersan Aslirosa Saat Dieksekusi ke Lapas Kelas II A Pontianak

"Pada hari sabtu tanggal 22 Juni 2019 sekitar pukul 12.00 Wib di daerah Serinding Dusun Batu Kambing Desa Petai Patah Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang. Pelapor mendapat informasi terdapat sekelompok orang yang memasang peralatan mesin yang akan digunakan untuk kegiatan pertambangan emas, setelah dilakukan pengecekan ternyata terdapat lima orang yang sedang melakukan pemasangan alat-alat mesin yang akan digunakan untuk kegiatan pertambangan emas. Namun saat itu yang berhasil ditangkap cuma tiga orang tersebut, sedangkan dua orangnya lainnya berhasil melarikan diri," terang Eko saat ditemui diruangannya, Selasa (25/06/2019).

Eko pun menjelaskan barang bukti yang telah diamankan oleh pihaknya, diperoleh di lokasi yang akan dijadikan tempat pertambangan para terduga pelaku.

Barang bukti tersebut antara lain, satu unit mesin kompresor, pipa ukuran dua centimeter dengan panjang sekitar 20 meter, dua ken minyak solar dengan masing-masing berisi 20 liter minyak, dan satu tong besar.

"Kita sudah mengantongi identitas dari kedua orang yang kabur tersebut, saat ini lagi kita proses untuk ditetapkan sebagai DPO," paparnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved