Bupati Sanggau Bersama Kepala OPD Sanggau Laksanakan Tes Urine

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sanggau melaksanakan tes urin di ruang kerja Bupati Sanggau, Selasa (25/6/2019).

Bupati Sanggau Bersama Kepala OPD Sanggau Laksanakan Tes Urine
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat menyerahkan urinenya kepada Kepala BNN Kabupaten Sanggau, AKBP Ngatiya di ruang kerja Bupati Sanggau, Selasa (25/6/2019). 

Bupati Sanggau Bersama Kepala OPD Sanggau Laksanakan Tes Urine

SANGGAU - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sanggau melaksanakan tes urine di ruang kerja Bupati Sanggau, Selasa (25/6/2019).

Bupati Sanggau, Paolus Hadi bersama Kepala OPD Sanggau ikut tes urin. Tes urine digelar disela-sela rapat kerja Bupati Sanggau bersama Kepala OPD Sanggau.

Pantauan Tribun, Kepala BNNK Sanggau, AKBP Ngatiya turun langsung berasama petugas BNN Kabupaten Sanggau untuk melaksanakan tes urin di ruang kerja Bupati Sanggau.

Baca: Ketua PHRI Kalbar Berharap, PCPI Dapat Selalu Melakukan Inovasi Baru

Baca: FOTO: Sebanyak 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik Gubernur Kalbar

Bupati Sanggau, Paolus Hadi menegaskan dilakukanya tes urin ini senagai komitmen supaya para petinggi didaerah ini dalam konteks para pejabat eselon II, III yang ada di Sanggau bebas dari narkotika.

"Tadi memang saya mengundang mereka rapat kecil, lalu saya katakan kita tes urine. Itu sudah saya rencanakan dari beberapa waktu yang lalu. Tapi mereka OPD tak ada yang tahu, "katanya, Selasa (25/6/2019).

Memang, lanjut PH sapaan akrabnya, tidak bisa semua hadir karena ada yang menjalankan tugas. Dan yang belum hadir diminta secara sukarela datangi BNN Kabupaten Sanggau.

Bupati menjelaskan, dalam rapat tersebut, dirinya menyampaikan bahwa sekarang kita sudah punya
Pj Sekda. Untuk itulah, ia meminta tidak ada yang tak patuh.

"Saya banyak kasi tugas kepada Pj, supaya tugas Sekda itu betul-betul diemban dengan baik dan kalau Pj Sekda saya tugaskan supaya agak resek dengan OPD jangan berpikir aneh-aneh. Yang namanya Pj itu sama dengan Sekda, "tegasnya.

Hasil tes urin, kata PH akan diumumkan besok (Rabu) saat apel. "Jika ada yang terindikasi, harus didalami lagi. Terindikasinya sebagai apa, kalau dia memang pemakai kan ada aturanya, kita harus bina. Kalau dia pengedar tak ada ampunya, "ujarnya.

Kedepanya, lanjut PH, ASN yang lainkan akan dilakukan tes urin, karena mulai tahun 2019 ini, ia meminta dianggarkan. "Karena untuk membeli alat-alatnya, BNN juga tidak mampu. Dan memang ada juga perintahnya dalam Inpres soal darurat narkoba. Makanya kedepan PNS akan dites, "ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan Itu menegaskan, setiap tahun memang harus ada tes urin. Untuk itulah, ia mengimbau kepada para PNS dan tenaga kontrak dilingkungan Pemkab Sanggau, jika ada yang pemakai agar segera berhenti.

"Kita harus bersih yang seprti ini. Kita mulai dari kita yang menikmati gajih pemerintah, jangan kita merusak negara dengan narkoba, "tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Sanggau AKBP Ngatiya menambahkan, sebanyak 31 orang yang mengikuti tes urin di ruang kerja Bupati Sanggau. "31 orang yang ikut tes urin, "katanya tanpa menyebutkan hasil dari tes urin.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved