Buka Seminar HKG PKK ke-47, Asisten III Setda Sintang Ingatkan Ibu-ibu Tantangan Kemajuan

Asisten III Setda Sintang, Marchues Afen membuka Seminar Sehari dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) Ke-47 Tingkat Kabupaten Sintang

Buka Seminar HKG PKK ke-47, Asisten III Setda Sintang Ingatkan Ibu-ibu Tantangan Kemajuan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Asisten III Setda Sintang, Marchues Afen membuka Seminar Sehari dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) Ke-47 Tingkat Kabupaten Sintang 2019 di Balai Pegodai Rumah Dinas Wabup Sintang, Senin (24/6/2019) kemarin. 

Buka Seminar HKG PKK ke-47, Asisten III Setda Sintang Ingatkan Ibu-ibu Tantangan Kemajuan

SINTANG - Asisten III Setda Sintang, Marchues Afen membuka Seminar Sehari dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) Ke-47 Tingkat Kabupaten Sintang 2019 di Balai Pegodai Rumah Dinas Wabup Sintang, Senin (24/6/2019) kemarin.

Pada kesempatan tersebut, Marchues Afen menyampaikan bahwa Hari Kesatuan Gerak PKK ini memang sudah menjadi momentum yang diperingati setiap tahunnya.

"Ini jadi momentum untuk kita dapat mewujudkan keluarga yang kuat dan sejahtera, keluarga yang mampu mendorong, menumbuhkan kecintaan kita untuk bagaimana membina dan membangun keluarga yang berkualitas," katanya.

Dengan Kegiatan seperti inilah menurutnya peran ibu-ibu dan peran perempuan dituntut secara khusus dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera.

Baca: Sambut Hari Bhayangkara ke-73, Polres Mempawah Gelar Lomba Pidato Bhabinkamtibmas

Baca: Inilah Petuah Datok Yunus untuk Mahasiswa

Baca: Mau Nyobain Pongpong Korean Snack ? Yuk ke Ketapang Expo 2019

Tidak kalah penting lagi, dengan seminar seperti ini peran para penggerak dan pelopor dari ibu-ibu PKK sangatlah penting untuk mengajak masyarakat mewujudkan hidup sehat dalam keluarga yang cerdas, sehat dan maju.

"Bagi para ibu-ibu penggerak PKK, merupakan sebuah tantangan besar bagi kita untuk menyiapkan generasi pemenang pada Indonesia Emas 2045 nanti," tegasnya.

Dia berpesan bahwa ini menjadi tugas para ibu untuk membawa anak-anaknya melewati tahapan dan tantangan ke depan, mengingat beberapa hal yang harus dihadapi sangatlah besar dengan kemajuan dan pengaruh teknologi.

"Jangan sampai kemajuan justru meperlonggar kekeluargaan kita di rumah maupun di masyarakat. Ditambah pengaruh pergaulan bagi anak-anak kita yang selalu mengancam mereka seperti narkoba. Sehingga sulit menjaga dan mengontrol pergaulan mereka," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved