Benelli Tak Guanakan Mesin V-Twin di Motor Cruiser Berkubikasi Kecil, Hal-hal Ini Jadi Alasannya

Saat ini tercatat hanya ada tiga pemain di kelas itu, yakni Kaisar Ruby Wolf 250, SM Sport V16 dan Benelli Patagonian 250.

Benelli Tak Guanakan Mesin V-Twin di Motor Cruiser Berkubikasi Kecil, Hal-hal Ini Jadi Alasannya
ISTIMEWA/NET/Kompas.com
Harley-Davidson produksi pabrikan Cina akan dipasarkan di Tanah Air melalui PT Benelli Motor Indonesia. 

Benelli Tak Guanakan Mesin V-Twin di Motor Cruiser Berkubikasi Kecil, Hal-hal Ini Jadi Alasannya

BENELLI tak menggunakan mesin model V-Twin di sepeda motor bermesin dengan kubikasi kecil hasil produksinya. 

Keputusan ini, ternyata dilatarbelakangi beberapa alasan. 

Sebagaimana dikutip dari Kompas.com, satu di antara alasan itu karena segmen crusier kecil tidak terlalu banyak dilirik oleh produsen sepeda motor.

Saat ini tercatat hanya ada tiga pemain di kelas itu, yakni Kaisar Ruby Wolf 250, SM Sport V16 dan Benelli Patagonian 250.

Ketiganya sama-sama mengusung bentuk cruiser klasik berkubikasi 250cc.

Perbedaannya Kaisar Ruby dan SM Sport V16 memakai mesin V-Twin, sedangkan Benelli Patagonian 250 bertahan dengan komposisi 2-silinder segaris.

Baca: Benelli Indonesia Akan Jual Harley Made In Tiongkok Berkubikasi Kecil, Ada yang 338 Cc

Baca: Modifikasi Benelli Jadi Chopper, Tampilan Kerennya Sekilas Harley

Steven Kentjana Putra, Direktur PT Benelli Anugerah Motor Pusaka, APM Benelli di Indonesia mengatakan, perusahaan sengaja tidak ingin membawa produk sejenis dengan mesin V-Twin kecil, padahal Benelli punya produk itu.

"Kita punya juga mesin V-Twin yang mirip. Tapi saya sengaja tidak mau. Karena begini, mesin V-Twin citranya moge banget. Saya tidak mau nanti konsumen Benelli waktu di jalan malah merasa terintimidasi," kata Steven, belum lama ini.

Motor Benelli Patagonian Eagle 250CC setelah dimodif dengan aliran chopper.
Motor Benelli Patagonian Eagle 250CC setelah dimodif dengan aliran chopper. (TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA)

Steven melanjutkan, karena pertimbangan itu lebih baik perusahaan menghadirkan mesin lain seperti yang dipakai di Patagonian Eagle 2-silinder segaris.

Alhasil kesan cruiser pada dasarnya hanya di bagian eksterior saja dan tingkat kenyamanan.

Baca: FOTO: Benelli Patagonian Eagle 250CC Dimodifikasi Aliran Chopper, Lihat Tampang Kerennya!

"Saya bicara dengan komunitas, para pemakai Benelli, pemakai Patagonian baik Eagle atau Evo (200cc), saya tanya ke mereka bagaimana waktu ketemu sama moge dan mereka bilang baik-baik saja. Ya karena produknya memang berbeda," katanya.

Benelli Patagonian Eagle 250  dipamerkan
Benelli Patagonian Eagle 250 dipamerkan ((KOMPAS.com/Gilang))

Steven mengatakan, sebagai merek yang hadir di Indonesia sejak 2013, Benelli tergolong pemain baru, ketimbang merek Jepang atau lainnya.

Oleh sebab itu, perusahaan harus melakukan deferensiasi produk agar bisa terus eksis di kancah roda dua nasional

Editor: Ishak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved