BREAKING NEWS - Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan, Pengemudi Dump Truk Tewas

Dan dari arah berlawanan/Tayan menuju Batang Tarang datang kendaraan Bus Tanjung Niaga sehingga terjadi tabrakan

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kecelakaan lalu lintas antara mobil Bus Tanjung Niaga, Dum Truk dan L Truk yang terjadi di jalan Raya Tayan-Batang Tarang, Dusun Tebang Benua, Desa Tebang Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Minggu (23/6/2019) malam. 

Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan, Pengemudi Dump Truk Tewas

SANGGAU- Kecelakaan lalu lintas antara mobil Bus Tanjung Niaga, Dum Truk dan L Truk terjadi di jalan Raya Tayan-Batang Tarang, Dusun Tebang Benua, Desa Tebang Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Minggu (23/6/2019) malam.

"Akibat kecelakaan tersebut pengemudi sopir dum truk meninggal dunia," kata Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Anne Tria Sefyna tanpa menyebutkan identitas korban, Senin (24/6/2019).

Baca: Spesialis Curanmor Ini Diciduk di Sintang, Ini Orangnya

Baca: Buka Pendaftaran Selama Dua Jam, MIN Pontianak Timur Diserbu Ratusan Pendaftar

Kasat menjelaskan kronologis kejadian, yakni Pada Minggu tanggal 23 juni 2019 sekira pukul 21.15 Wib kendaraan L truck bermuatan kernil mengalami pecah ban di jembatan Dusun Kampung Baru, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.

"Ranmor tersebut sudah diberi tanda rambu-rambu sementara dan diatur berupa daun-daun dan lampu. Dan dijaga oleh saudara pengemudi L Truk kb, "jelasnya.

Kemudian dari Batang Tarang menuju Tayan datang kendaraan Dump Truck dengan kecepatan tinggi menyengol L Truck tersebut lari kejalur jalan sebelah kanan.

"Dan dari arah berlawanan/Tayan menuju Batang Tarang datang kendaraan Bus Tanjung Niaga sehingga terjadi tabrakan dan mengakibatkan sopir Dump Truk tersebut meninggal dunia," pungkasnya.

Mengingat kerap terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jalan RayaTayan-Batang Tarang  dan Jalan Trans Kalimantan, Tokoh Pemuda Kecamatan Tayan Hilir, Paskalis berharap agar pengendara tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Selain itu, yang terpenting adalah disiplin dalam berlalu lintas. Kalau kita lihat sudah banyak terpasang peringatan dalam bentuk banner di daerah yang rawan terjadi laka lantas, tinggal bagaimana kita nerapkanya. Dan penguatan pemasangan rambu-rambu lagi, ”ujarnya, Senin (24/6/2019).

Dikatakanya, dengan tertib berlalu lintas, diharapkan dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Apabila memang merasa ngantuk saat berkendara sebaiknya istirahat terlebih dahulu sampai kondisi sudah fit dan siap berkendara.

“Yang namanya musibah tidak bisa ditebak, akan tetapi dengan kehati-hatian kita dalam berkendara tentunya mengurangi resiko laka lantas. Jika mau menyalip kendaraan lain harus benar-benar dipastikan kendaraan didepan itu aman untuk disalip,” pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved