Komunitas Tritunggal Maha Kudus Pontianak Adakan 'Adorasi' Penyembuhan

Romo Branden CSE. Mengatakan "mimpi diberikan kepada kita secara cuma-cuma, secara gratis

Komunitas Tritunggal Maha Kudus Pontianak Adakan 'Adorasi' Penyembuhan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pontianak, 20/06/19 pkl. 19.00-21.30 WIB di Gereja Katolik Gembala Baik Senghie Komunitas Tritunggal Maha Kudus (KTM) berbagi sukacita bersama umat melalu kegiatan 'Adorasi' penyembuhan dan Kebangunan Rohani Katolik (KRK). 'Adorasi' sekaligus seminar ini mengambil tema "Meraih Mimpi" 

Komunitas Tritunggal Maha Kudus Pontianak Adakan 'Adorasi' Penyembuhan

Citizen Reporter, Volunteer Komsos Keuskupan Agung Pontianak, Cessi Carmelin

SINGKAWANG - Pontianak, 20/06/19 pkl. 19.00-21.30 WIB di Gereja Katolik Gembala Baik Senghie Komunitas Tritunggal Maha Kudus (KTM) berbagi sukacita bersama umat melalu kegiatan 'Adorasi' penyembuhan dan Kebangunan Rohani Katolik (KRK). 'Adorasi' sekaligus seminar ini mengambil tema "Meraih Mimpi".

Pembicara dalam kegiatan tersebut adalah Romo Branden CSE. Bersama 5 orang Frater CSE. Dan suster Putri Carmel. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 100 umat yang ada di Keuskupan Agung Pontianak.

Sesuai dengan tema "meraih mimpi" ini, Romo Branden CSE. Mengatakan "mimpi diberikan kepada kita secara cuma-cuma, secara gratis. Terserah kita ingin bermimpi seperti apa, tidak ada yang boleh melarang kita bermimpi. Asal kita mau berusaha mewujudkan mimpi itu.

Baca: Kalbar 24 Jam - Aksi Driver Ojol Ringkus Jambret, Perahu Tenggelam Sungai Landak, hingga Vandalisme

Baca: Dies Natalis ke-23, GaMasKa Universitas Tanjungpura Tonjolkan Persaudaraan dalam Kristus

Semua orang harus punya mimpi, jangan pernah takut bermimpi. Adakah disini yang ingin menjadi kaya? Jika kalian berdoa dan meminta pada Tuhan untuk menjadi kaya dan menjadikan itu tolak ukur dari berkat Tuhan dalam hidup kalian, menjadi tolak ukur kebahagiaan kalian, maka itu semua salah.

Berkat Tuhan itu tak terbatas, kebahagiaan juga tak dilihat dari kekayaan.

Jika Tuhan memberkati kamu dengan cara memberi mu kekayaan, maka terberkatilah para penjual Narkoba, para pengedar Narkoba.

"Tapi Tuhan tidak memberi berkat kebahagiaan melalui kekayaan. Karna semua ada waktunya. Tuhan tau kapan harus memberi kita kebahagiaan, karna ada waktu menangis dan ada waktu tertawa." ungkap Romo dalam materinya.

Setelah Seminar Kebangunan Rohani Katolik (KRK) dilanjutkan dengan 'Adorasi' penyembuhan, terkhusus bagi orang-orang yang mengidap berbagai macam penyakit. Melalui kegiatan ini, umat percaya bahwa kuasa Tuhan hadir dalam 'Adorasi' penyembahan 'Sakramen Maha Kudus' Ini.

Kegiatan ini diakhiri dengan Nyayian Pujian oleh seluruh umat di pimpin oleh para Frater CSE dan Suster Putri carmel.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved