Sindikat Kawin Kontrak

Kapolres Singkawang Bidik Mak Comblang Kawin Kontrak

Sebanyak 29 perempuan asal Indonesia menjadi korban pengantin pesanan Tiongkok, 16 orang di antaranya dari Jawa Barat

Kapolres Singkawang Bidik Mak Comblang Kawin Kontrak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Kapolresta Singkawang AKBP Raymond M Masengi 

Kapolres Singkawang Bidik Mak Comblang Kawin Kontrak

SINGKAWANG - Sebanyak 29 perempuan asal Indonesia menjadi korban pengantin pesanan Tiongkok, 16 orang di antaranya dari Jawa Barat, sementara 13 orang lainnya berasal dari Kalimantan Barat.

MO, salah satu korban pengantin pesanan Tiongkok mengaku tidak pernah diberikan makan selama hidup di Negeri Tirai Bambu.

Selama di Tiongkok, MO juga ternyata dipaksa untuk bekerja tanpa kenal henti.

MO, adalah salah satu pengantin pesanan yang berhasil melarikan diri dari Tiongkok.

MO sempat menjalin ikatan pernikahan dengan warga negara Tiongkok selama 9 bulan dan kerap menjadi korban penganiayaan.

Kisah pahit MO bermula dikenalkan oleh rekannya kepada dua lelaki asal Tiongkok di Singkawang, Kalimantan Barat.

Baca: TERUNGKAP! Pengakuan 7 Warga China Sindikat Kawin Kontrak, Ungkap Niat Datang ke Pontianak

Baca: Wali Kota Singkawang Komentari Fenomena Kasus Kawin Kontrak di Kalbar

Baca: Sutarmidji Lawan Kebijakan Mendikbud Masalah Penerimaan Murid dan Sekolah Unggulan

Baca: Kalbar 24 Jam - Aksi Driver Ojol Ringkus Jambret, Perahu Tenggelam Sungai Landak, hingga Vandalisme

Saat dikenalkan kepada dua lelaki pertama, ia menolak karena mengaku tidak cocok.

Selang 2 hari kemudian, ia dikenalkan kepada dua lelaki berikutnya, dan MO pun memilih salah satu lelaki untuk menjadi suaminya.

Sang 'Mak Comblang' yang menemui MO pun mengatakan bahwa apabila ia sudah menikah dengan pria asal Tiongkok kehidupannya bakal berubah. MO juga diberikan uang Rp 19 juta.

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved