Jelang Hasil Putusan Sengketa Pilpres, Ketua MABM Kalbar Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan

Mari kita utamakan kepentingan bangsa dan negara kita daripada mementingkan pribadi maupun kelompok

Jelang Hasil Putusan Sengketa Pilpres, Ketua MABM Kalbar Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketua Umum Majelis Adat Budaya Melayu Prof. DR. Chairil Effendy 

Jelang Hasil Putusan Sengketa Pilpres, Ketua MABM Kalbar Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan

PONTIANAK – Ketua Umum Majelis Adat Budaya Melayu Prof. DR. Chairil Effendy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban sosial, ketertiban umum serta menjaga keharmonisan hidup bermasyasrkat antar agama dan etnik.

Dalam Konteks yakni persidangan sengketa Pilpres 2019 yang sedang berlanjut di Mahkamah Konstitusi (MK) yang sudah memasuki penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), yang dimulai sejak tanggal 14 Juni dan berakhir pada tanggal 28 Juni.

Untuk wilayah Kalbar sendiri guna memantau dan memonitor proses persidangan,  Fakultas Hukum Untan ditetapkan sebagai sarana tempat berlangsungnya Video confrence saat persidangan berlangsung.

Baca: Perempuan Singkawang Kerja Tanpa Upah, 29 Perempuan Korban Pengantin Pesanan

Baca: Halal Bihalal dan Tabligh Akbar Mustahil Miskin

"Oleh karena itu jangan sampai ada diantara kita yang membuat hal-hal yang dapat menimbulkan kerusuhan dan konflik sosial di dalam masyarakat disetiap kesempatan,” ujar  Chairil Effendy.

”Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerima apapun hasilnya. Mari kita utamakan kepentingan bangsa dan negara kita daripada mementingkan pribadi maupun kelompok, kita yakin bahwa MK akan bertindak dan memutus hasil pilpres yang dipersengketaan itu sebijak-bijaknya demi kepetingan bangsa dan negara kita,” tambah Chairil Effendy.

Dalam kesempatan ini, Chairil Effendy menghimbau mari kita tolak kerusuahan dan tolak hal-hal yang berkaitan ataupun yang berusaha merusak kehidupan berbangsa dan bernegara kita, karena prilaku semacam itu merugikan bangsa negara kita sendiri.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved