Marwansyah: Gunakan PLN Premium, Penggunaan BBM Hotel Neo Jadi Lebih Irit

Dikatakannya, ginset yang digunakan Hotel Neo berkapasitas 340 kVa, yang untuk 1 jamnya hanya menghabiskan sekitar 11 liter BBM.

Marwansyah: Gunakan PLN Premium, Penggunaan BBM Hotel Neo Jadi Lebih Irit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Chief Engineering Hotel Neo Pontianak, Marwansyah (Laki-laki Paling kiri, sebelah baju merah) 

Marwansyah: Gunakan PLN Premium, Penggunaan BBM Hotel Neo Jadi Lebih Irit

PONTIANAK - Sejak November lalu, Hotel Neo Gajahmada telah berlangganan PLN premium guna mendukung kelancaran bisnis perhotelan.

Chief Engineering, Marwansyah mengatakan dengan adanya layanan PLN premium penggunaan BBM di Hotel Neo jadi lebih irit.

“Semenjak ada premium kita agak irit dengan BBM, karena sudah jarang sekali mati lampu. Kalaupun mati, paling cuma sebentar itu pun mungkin karena ganggunan yang benar-benar tidak bisa dihindari. Tapi kalau mati genset kita tetap standby,” ujar Marwan kepada Tribun Pontianak, Minggu (24/6).

Dikatakannya, ginset yang digunakan Hotel Neo berkapasitas 340 kVa, yang untuk 1 jamnya hanya menghabiskan sekitar 11 liter BBM.

 Baca: Berlagganan PLN Premium, Hotel Orchardz Pontianak Harap Listrik Tak Padam Lagi

Baca: Ganti Nama di KTP, Berikut Prosedurnya

“Setiap minggunya kita ada pemanasan genset 10 sampai 15 menit, sebulannya paling menghabiskan 22 sampai 25 liter BBM, untuk pengeluaran BBM dari total pengeluaran biaya listrik ada sekitar 20 persenan,” ngkap Marwan.

Lanjutnya, Marwan menyebutkan, dulu sebelum menggunakan layanan premium Hotel Neo menggunakan single line.

“Dulukan masih single line, sweep PLN juga sudah masuk ke kita sekarang, ada 2 feeder. Jadi, kalau 1 feeder mati dia akan berpindah selama 3 detik saja ke feeder yang lain. Mati lampunya dari November sampai sekarang bisa dihitung,” kata Marwan.

Ia menilai PLN sekarang responnya terhadap pengaduan pelanggan sangat cepat dan baik. Dengan ini ia pun berharap, dengan adanya program premium dari PLN yang sudah di suplay ke gedung-gedung atau ke unit yang besar dapat terus lanjutkan. (Mia Monica)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved