Launching Film Horor "SATU" Pecahkan Keheningan Malam di WK Kampoeng Mempawah

Sebagai sutradara, Tata mengatakan film bergente horor tersebut sudah digarap sejak setahun lu, ia sudah sempat membuat poject film sebelumnya

Launching Film Horor
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ANSHORY
Para pemeran, sutradara dan kru film "SATU" saat berbincang-bincang dengan masyarakat terkait film yang mereka garap, Sabtu (22/6/2019) malam. 

Launching Film Horor "SATU" Pecahkan Keheningan Malam di WK Kampoeng Mempawah

MEMPAWAH - Launching teaser film bergenre horor berjudul "SATU" yang digarap oleh Mempawah Production (MP) Film bersama Breaktime Creative yang disutradarai oleh Prisista Eka T. Danustie atau akrab disapa Tata memecahkan keheningan malam di WK Kampoeng, Jalan Gusti M Taufik, Mempawah, Sabtu (22/6/2019) malam.

Sebagai sutradara, Tata mengatakan film bergente horor tersebut sudah digarap sejak setahun lu, ia sudah sempat membuat poject film sebelumnya namun karena kendala teknis project itu terpaksa dipending dan membuat project baru.

"Kita sudah garap film ini sejak setahun lalu, sebelumnya juga saya pernah garap film namun karena ada kendala teknis jadi saya membuka project baru dan berupaya mencari tim yang bisa mewujudkannya," ujarnya.

Karena mempuyai latar belakang fotografi MP Film dan Breaktime Creative akhirnya bertemu dan punya visi misi sama, yakni ingin berkarya untuk Mempawah akhirnya terciptalah suatu ide gagasan membuat film horor tersebut.

Baca: Lepas Jabatan, Ini Harapan Hasanudin Kepada Ketua Pengadilan Negeri Mempawah yang Baru

Baca: Jabat Ketua Pengadilan Negeri Mempawah yang Baru, Ini Harapan Putu Ayu Sudariasih

"Kita pilih genre horor dalam film "SATU" ini karena tingkat kesulitannya tinggi, mulai dari lighting yang harus tepat, syuting pada malam hari yang rentan noise, gelap dan sebagainya," ujarnya.

Tata merasa sulitnya dalam menggarap film horor tersebut akan menjadi tempaan bagi dirinya dan tim agar mendapatkan pengalaman yang lebih. "Kalau film genre horor kita sudah bisa buat, insyaallah film genre dokumenter, drama dan sejenisnya akan mudah kita atasi," ucapnya.

Tata menjelaskan untuk judulnya mereka memilih "SATU" karena dalam cerita film tersebut, puncaknya terjadi pada pukul satu malam, tujuannya juga agar lebih mudah di ingat oleh penonton.

"Pesan filmnya sebenarnya tidak spesifik, karena kita bukan mengangkat suatu legenda mistis di Mempawah, kita hanya ingin menunjukkan talenta kita, dengan berkarya. Kalau hasilnya mendapat respon positif, mudah-mudahan mampu menginspirasi anak muda lainnya untuk berbuat hal yang sama," tuturnya.

Baca: Waspada!, Angin Kencang Disertai Kilat dan Guntur Diprediksi Terjadi di Mempawah

Baca: Kasus Penipuan CPNS, Tokoh Masyarakat Desak Polres Mempawah Usut Tuntas

Tata mengatakan, film ini merupakan projects pertama yang digarap oleh MP Film dan Breaktime Creative, kalau dari MP Film dan BC sendiri kata dia, itu sudah ada projects masing-masing seperti video wedding dan sebagainya.

Halaman
123
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved