Kronologi Penangkapan Pria 55 Tahun Diduga Bandar Togel di Ketapang, Terancam Bui 4 Tahun

Selanjutnya petugas langsung melakukan pengecekan terhadap ponsel pelaku dan didapati sejumlah sms berisi pesanan nomor.

Kronologi Penangkapan Pria 55 Tahun Diduga Bandar Togel di Ketapang, Terancam Bui 4 Tahun
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pelaku beranam togel diamankan Polres Ketapang di Delta Pawan Kabupaten Ketapang. 

Kronologi Penangkapa Pria 55 Tahun Diduga Bandar Togel di Ketapang, Terancan Bui 4 Tahun

KETAPANG - Kapolres Ketapang AKBP Yury Nurhidayat, S.IK, MH, melalui Paur Humas Polres Ketapang Ipda Matalip, Sabtu (22/06/2019) menjelaskan bahwa, pada Kamis (20/06/2019) sekira pukul 12.10 Wib, anggota tim lidik Satreskrim Polres Ketapang, Bripda Dwi Cahyo mendapat informasi adanya seseorang warga yang diduga sedang menjual togel di warung kopi, Kecamatan Delta Pawan, Ketapang.

“Kemudian beberapa anggota llidik Sat Reskrim melakukan penyelidikan, sesampai di warung kopi yang dimaksud, didapati pelaku MJ  sedang sedang duduk sambil memengang handphone dan kertas yang berisi tulisan angka angka,” terangnya

Selanjutnya petugas langsung melakukan pengecekan terhadap ponsel pelaku dan didapati sejumlah sms berisi pesanan nomor di handphone milik lelaki berusia 55 tahun itu. 

Baca: Penjual Togel 55 Tahun Diamankan Satreskrim Polres Ketapang

Baca: Ditreskrimum Polda Kalbar Ringkus Tiga Bandar Togel Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Tidak sampai disitu saja, petugas juga menemukan sejumlah barang di atas meja yang ditempati pelaku berupa ballpoint.

Beberapa lembar kertas yang bertuliskan angka-angka yang diduga petugas adalah nomor pesanan dari pemasang togel serta sejumlah uang kertas yang berjumlah Rp 92 ribu.

Akibatnya, ancaman penjara atau hukuman bui selama 4 tahun menantinya. 

“Untuk pemeriksaan lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan di Polres Ketapang, dan tersangka terancam dengan pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman 4 Tahun Penjara," pungkasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved