HMI Komisariat Syariah dan Febi Gelar Rapat Anggota Komisariat dan Musyawarah Kohati Komisariat

Kegiatan RAK ini mengusung tema, Melanjutkan Sikap Nasionalisme Kepemimpinan Melalui Regenerasi Pengurus Demi Meningkatkan Kualitas Kader HMI

HMI Komisariat Syariah dan Febi Gelar Rapat Anggota Komisariat dan Musyawarah Kohati Komisariat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengurus HMI Komisariat Syariah Pontianak 

HMI Komisariat Syariah dan Febi Gelar Rapat Anggota Komisariat dan Musyawarah Kohati Komisariat

Citizen Reporter HMI Komisariat Syariah

PONTIANAK - Himpunan Mahasiswa Islam ( HMIKomisariat Syariah dan FEBI Cabang Pontianak menggelar pembukaan Rapat Anggota Komisariat (RAK) dan Musyawarah Kohati Komisariat (MUSKOHKOM) pada Jumat, (21/6/2019).

Kegiatan ini di buka oleh Sekretaris Umum (SeKum) Cabang Pontianak, Mahrus, di Masjid An-Nur GRAHA HMI Cabang Pontianak Jalan KH Wahid Hasyim, No. 229 Pontianak.

Kegiatan RAK ini mengusung tema, Melanjutkan Sikap Nasionalisme Kepemimpinan Melalui Regenerasi Pengurus Demi Meningkatkan Kualitas Kader HMI. Mahrus, mengatakan tema tersebut sesuai dengan keadaan Indonesia saat ini dan pada diri Kader HMI itu sendiri.

"Kondisi Indonesia saat ini sangat sesuai dengan tema yang telah di usung pada RAK tahun ini," katanya.

Baca: IDENTITAS Korban Selamat dan Hilang Pasca Insiden Kapal Motor Air Tenggelam di Sungai Asam Kubu Raya

Baca: Wajib Benahi Layanan RSUD dr Soedarso, Midji Dukung Kebijakan Direktur

Baca: PKK Teluk Empening Target Juara Nasional

Mahrus mengkritik keadaan yang dialami oleh kader HMI saat ini, bukan hanya kader HMI komisariat syariah tetapi seluruh kader HMI.

"Ketika kita lihat tema saat ini Melanjutkan Sikap Nasionalisme Kepemimpinan Melalui Regenerasi Pengurus Demi Meningkatkan Kualitas Kader HMI. Yang mana kita ketahui tema itu terlahir dari permasalahan yg ada hari ini kurangnya jiwa nasionalisme," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa didalam jiwa kader HMI untuk saat ini di pertanyakan akan jiwa nasionalismenya dan ini bukan hanya masalah satu komisariat saja namun untuk seluruh komisariat yang ada.

"Dalam diri kader itu bukan lagi menjadi permasalahan satu komisariat tetapi menjadi permasalahan HMI pada umumnya, HMI yang dulunya mengatakan bahwa dirinya kader umat dan kader bangsa, hari ini dipertanyakan keumatan dan kebangsaan nya," tambahnya.

Ia berharap dengan adanya RAK ini dapat sama-sama memperbaiki apa yang saat ink terjadi dan mampu meningkatkan kembali jiwa-jiwa nasionaliame demi HMI yang lebih baik kedepannya.

"Jadi mari kita sama sama memperbaiki semua ini  melalui Rapat Anggota Komisariat (RAK) dan Musyawarah Kohati Komisariat (MUSKOHKOM) Kita mampu meningkatkan kembali jiwa jiwa nasionalisme demi HMI lebih baik kedepannya," tutupnya.

Ketua Panitia, Sopian Lubis berharap dengan adanya RAK ini dapat menumbuhkan kembali jiwa-jiwa nasionalisme yang saat ini ia lihat mulai pudar.

"Saya harap dengan adanya RAK ini kita kembali lagi layaknya jiwa-jiwa para pahlawan nasional dahulu mempunyai sikap nasionalisme yang tertanam di dalam dadanya dan kini kita tumbuhkan kembali dari kepudaran saat ini," ujarnya. (Marpina Sindika Wulandari)

Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved