Hadiri Silaturahmi Warga Muhammadiyah, Midji Singgung Soal Figur Pabali Musa Untuk Pilkada Sambas

Midji mengatakan salah satu figur yang mungkin bisa di siapkan adalah Ketua PW Muhammadiyah Kalbar Pabali Musa

Hadiri Silaturahmi Warga Muhammadiyah, Midji Singgung Soal Figur Pabali Musa Untuk Pilkada Sambas
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji 

Hadiri Silaturahmi Warga Muhammadiyah, Midji Singgung Soal Figur Pabali Musa Untuk Pilkada Sambas

PONTIANAK - Jelang Kontestasi Pilkada serentak di Kalbar tahun depan, Gubernur Kalbar Sutarmidji menilai para partai politik sudah harus menyiapkan kader-kader untuk mengikuti Pilkada di 7 Kabupaten di Kalbar.

Menurutnya salah satu figur yang mungkin bisa di siapkan adalah Ketua PW Muhammadiyah Kalbar Pabali Musa yang diketahui pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Sambas.

"Ada banyak lain-lain lagi di kalangan Muhammadiyah dan kebetulan saja saya berada di sini," ujarnya saat menghadiri silaturahmi Idul Fitri 1440 H bersama warga dan simpatisan Muhammadiyah Kalbar di STIK Muhammadiyah, Sabtu (22/6/2019).

Baca: Live Streaming F1 Prancis 2019, Hamilton dan Bottas Meyakinkan: Pembalap Ferrari Tengah Emosi

Baca: RAMALAN ZODIAK Kesehatan Sabtu 22 Juni 2019, Gemini Pahami Keinginanmu, Energi Bermanfaat Sagitarius

Termasuk juga di kalangan organisasi lain seperti di NU dan sebagainya. Waktunya juga sudah tidak lama lagi proses tahapannya diperkirakan sudah akan dimulai pada bulan September atau Oktober mendatang.

"Sudahlah kita tinggalkan Pileg dan Pilpres tuh. Sekarang kita fokus ke agenda pilkada serentak di Kalbar. Sekarang sudah perlu disiapkan, kalau tidak hasilnya tidak akan maksimal," ujarnya.

Saat disinggung soal figur Pabali Musa, Midji secara diplomatis menjawab bahwa bukan pada tempatnya ia memberikan penilaian.

Akan tetapi jika ada yang mendorong untuk maju sebagai calon kepala daerah silahkan maju saja.

"Beliau kan mantan wakil bupati, kalau ada yang nyuruh maju yah silahkan. Kan kita bicara soal kepemimpinan. Kalau ada orang Muhammadiyah yang mampu mimpin, kalau ada orang NU yang mampu mimpin yah jangan ditahan-tahan, maju saja," ujarnya.

"Persoalan maju menang atau kalah itu urusan nanti," imbuhnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved