Wajib Benahi Layanan RSUD dr Soedarso, Midji Dukung Kebijakan Direktur

“Saya Yakin dia bise, karena memang waktu kita membangun Rumah Sakit Kote, Ya die mampu bersikap tegas,” ujarnya.

Wajib Benahi Layanan RSUD dr Soedarso,  Midji Dukung Kebijakan Direktur
TRIBUNPONTIANAK/Anesh Viduka
Gubernur Kalimantan Barat,Sutarmidji TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN – Gubernur Kalbar Sutarmidji menyatakan telah melakukan sejumlah evaluasi sebagai upaya untuk melakukan pembenahan terhadap layanan dasar RSUD dr Soedarso. Hasilnya, sekitar 70 persen lagi sentuhan pembenahan yang harus dilakukan rumah sakit guna menuju status layanan 100 persen.

“Kita akan mulai pembenahan dari titik 30 persen. Bayangkan masih sekitar 70 persen lagi dari layanan rumah sakit sodarso yang harus kita rombak,” ujarnya, Jumat (21/6/2019).

Midji juga memberikan garansi kepada Direktur RSUD dr Soedarso yang sekarang ini agar tidak takut-takut dalam mengambil kebijakan guna menuju pelayanan rumah sakit yang semakin baik dan prima kepada seluruh masyarakat di Kalbar. “Apapun kebijakan yang dibuat saya akan back up,” ujarnya.

Saat disinggung soal figur direktur RSUD dr Soedarso yang dijabat oleh Yuliastuti Saripawan, Midji meyakini bahwa Sariapawan dapat menjalankan sejumlah agenda pembenahan dan perbaikan terhadap layanan RSUD dr Soedarso.

“Saya Yakin dia bise, karena memang waktu kita membangun Rumah Sakit Kote, Ya die mampu bersikap tegas,” ujarnya.

Baca: Pemkot Pasang Tapping Box, PHRI Siap Berikan Pembinaan Anggota

Baca: Dewan Setujui Pemasangan Tapping Box di Semua Tempat Usaha, Tapi Ingatkan Soal SDM

Baca: Target Dongkrak Setoran Pajak, Pemkot Pasang Perekam Transaksi di semua Tempat Usaha

Dirinya meminta kepada seluruh dokter dan seluruh manajemen RSUD dr Soedarso untuk dapat menghentikan praktik-praktik yang dapat merusak dan mengecewekan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga seluruh proses pelayanan dan penanganan medis untuk masyarakat berjalan dengan baik.    

Sementara itu, Direktur RSUD dr Soedarso Yuliastuti Saripawan menjelaskan berkaitan dengan pembangunan gedung baru RSUD dr Soedarso merupakan kewenangan dari Pemprov melalui Dinas PU. Kendati demikian sebagai pengguna Gedung tetap akan ada koordinasi antara pihak manejemen rumah sakit dengan dinas PU. Jumat (21/6/2019)

"Saat ini sudah ada proses pembebasan lahan untuk pembangunan RSUD dr Soedarso. Salah satunya adalah lahan eks terminal," ujarnya.

Ia menjelaskan langkah selanjutnya pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait tentang kebutuhan dari pelayanannya. Sebagaimana diketahui bahwa direncanakan akan dibangun dua gedung untuk RSUD Soedarso. Gedung pertama digunakan untuk Instalasi IGD dan pelayanan lainya serta satunya untuk pelayanan khusus pasien kelas III.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved