Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns Amankan Granat Bekas Konfrontasi Indonesia Tahun 1962-1966

Granat tersebut diduga merupakan granat yang tidak meledak saat terjadi konfrontasi Indonesia-Malaysia tahun 1962-1966 di Kalimatan Barat

Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns Amankan Granat Bekas Konfrontasi Indonesia Tahun 1962-1966
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Personel TNI saat amankan granat meriam di kebun warga 

Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns Amankan Granat Bekas Konfrontasi Indonesia Tahun 1962-1966

PONTIANAK - Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti mengamankan 1 butir granat meriam kaliber 140 mm yang ditemukan warga Dusun Pripin, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sangau pada Rabu kemarin (19/6/2019). Granat tersebut diduga merupakan granat yang tidak meledak saat terjadi konfrontasi Indonesia-Malaysia tahun 1962-1966 di Kalimatan Barat.

Hal ini dikatakan Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto melalui kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe kepada Tribun. Jumat (21/6/2019).

Baca: TERPOPULER- Pengasuh Habisi Anak 20 Bulan, Bawaslu Kubu Raya Buka Suara, hingga Kevin Aprilio Curhat

Baca: Hasil Copa America 2019 Jepang Vs Uruguay, Skor Luis Suarez dalam Pertandingan Fantastis

Baca: VIDEO: Inilah Alasan Pelaku Pembunuhan di Kamp PT SNIP Habisi Nyawa Purwanto

Ia mengatakan bahwa granat meriam tersebut diamankan atas adanya laporan dari masyarakat saat personel Pos Pamtas Panga melaksanakan anjangsana. Masyarakat menginformasikan bahwa telah menemukan barang aneh di kebun miliknya.

"Saat Danpos Pamtas Panga, Sertu Dedek Sumardi dan 2 anggota anjangsana dirumah Bapak Antonius Leo dirinya mengatakan menemukan adanya sebuah benda yang aneh seperti Granat di kebun miliknya" ujar Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wns.

Mayor Inf Dwi Agung Prihanto menyampaikan, dari laporan warga tersebut oleh Satgas ditindaklanjuti dengan mengirimkan Bintara Munisi, Sertu Miko Jaya untuk melaksanakan pengecekan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Sertu Miko melaporkan memang benar bahwa benda aneh tersebut merupakan granat meriam kaliber 140 mm diperkirakan merupakan munisi dari senjata BL 5.5 inch Medium Gun Mk 3 Asal Inggris, jelasnya.

"Saat ini granat tersebut telah diamankan di Pos Kotis Entikong guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto.

Penulis: Ferryanto
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved