PHRI Kalbar Sambut Baik Pemasangan Alat Perekam Transaksi oleh Pemerintah

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat, Yuliardi Qamal memberikan respon baik atas sosialisasi

PHRI Kalbar Sambut Baik Pemasangan Alat Perekam Transaksi oleh Pemerintah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Maudy Asri Gita Utami
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalbar Yuliardi Qamal 

PHRI Kalbar Sambut Baik Pemasangan Alat Perekam Transaksi oleh Pemerintah

PONTIANAK - Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat, Yuliardi Qamal memberikan respon baik atas sosialisasi tentang pemasangan alat perekam transaksi usaha yang dilakukan oleh Badan Keungan Daerah (BKD) Kota Pontianak.

Memang keberadaan hotel dan restoran cukup banyak di Pontianak bahkan sebagian besar memang hotel dan restoran yang ada di Kalbar terletak di Kota Pontianak.

"Kami menyambut baik dari PHRI pemasangan alat ini, dengan adanya alat ini tentu pengawasan mereka terhadap pajak semakin mudah," ucap Yuliardi Qamal, Jumat (21/6/2019).

Ia yakin selama ini anggotanya telah taat membayar pajak sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun adanya pemasangan alat perekam transaksi ini memudahkan dalam pengawsan.

Baca: Pemerintah Pusat Berikan Bantuan 1084 Hektar Lahan Sawit Milik Masyarakat di Sekadau

Baca: BREAKING NEWS - Sosok Mayat Ditemukan Mengapung dan Sangkut di Lanting, Polisi Gali Informasi Korban

Baca: Lima Cara Cek Pulsa Telkomsel  

"Kami menyambut baik juga, karena sumbangan kami, dari anggota PHRI selama ini sudah sangat signifikan memberikan kontribusi terhadap PAD,"tegasnya.

Ia menambahkan kalau ada anggota PHRI yang melanggar dengan tidak membayar pajak, maka ia selaku Ketua PHRI, akan mengimbau dan memberikan pembinaan sedangkan untuk memberikan sanksi adalah ranahnya Pemkot.

Yuliardi Qamal, menegaskan pihaknya terus melakukan pembinaan terhadap anggota sehingga taat akan aturan yang ada.

Selain itu, ia mengingatkan pula kalau pengunjung ramai maka pajak yang disetorkan pada pemerintah akan besar.

"Kami inikan kalau semakin banyak uang datang berkunjung maka sekamin besar juga pajak yang disetorkan pada pemerintah," tambahnya.

Kemudian, ia mengharapkan adanya event-event besar yang mampu mengundang masyarakat luar sehingga datang di Pontianak.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved