Pengurus BUMDes Sekadau Study Banding ke Jawa Tengah dan Yogyakarta

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMD) membawa sejumlah Direktur dan Bendahara Bumdes di kabupaten Sekadau

Pengurus BUMDes Sekadau Study Banding ke Jawa Tengah dan Yogyakarta
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sekadau, Bayu Dwi Harsono (kanan) 

Pengurus BUMDes Sekadau Study Banding ke Jawa Tengah dan Yogyakarta

SEKADAU - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMD) membawa sejumlah Direktur dan Bendahara Bumdes di kabupaten Sekadau untuk melakukan studi banding di jawa tengah dan yogyakarta.

Kepala dinas PMD sekadua, Bayu Dwi Harsono megatakan studi banding ini guna menambah wawasan dan mengalang ilmu dalam pengelolan Badan Usaha Desa (Bumdes) di Sekadau.

"Kegiatan Kaji Terap guna ini untuk meningkatkan Kapasitas Pengelolaan Bumdes dengan melakukan study banding ke Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah dan Desa Karangrejek Gunung Kidul Jogja, 19 sampai dengan 22 Juni 2019," ujarnya saat hubungi via whatsapp massanger.

Ia menjelaskan target yang diinginkan pihaknya di PMD kepada Pengelola Bumdes di Kabupaten Sekadau untuk menjadi kekuatan ekonomi Desa. Dan ini menurutnya pula sesuai amanat uu desa.

Baca: Jambore Sekami Se-Keuskupan Sintang Tahun 2019 Resmi Dimulai

Baca: Direktur RSUD dr Soedarso Nyatakan Perbaikan Layanan Terus Berjalan

Baca: LIVE Badak Lampung Vs Semen Padang, Sepakan Pemain Semen Padang Muhammad Rifki Samakan Kedudukan 1-1

"Bumdes di Kabupaten Sekadau, masih sangat baru bahkan masih dalam hitungan bulan jika dihitung dari usia terbentuknya Bumdes. Kita berharap Bumdes bisa menjadi kekuatan Perekonomian di tingkat Desa," katanya.

Dipilihnya Desa Ponggok Kabupaten Klaten Jawa Tengah dikarenakan di Desa tersebut merupakan salah Satu Bumdes terbaik di Indonesia.

"Di Ponggok omset Bungdesnya pertahun mencapai 16 Miliar dan aktivis Bumdes dalam kegiatan ini belajar dan ilmu yang diperoleh diminta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh di Bumdes Desa masing - masing," tuturnya

Selain itu, Bayu juga menceritakan pengeleola Bumdes di Sekadau juga melaksanakan study di Bumdes Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosaro Kabupaten Gunung Kidul

"Nah yang di Karangrejek ini semula berangkat dari nol dan sekarang dapat memenuhi kebutuhan Desa serta membuka banyak lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Itulah kita harapkan dapat diterapkan pula oleh bumdes di Sekadau nantinya," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved