Menjelang Putusan MK, MADN Punya Harapan Terbaikan Sebagai Negara Hukum

Sekjen Majelis Adat Dayak Nasional, Yakobus Kumis menyampaikan harapannya mengenai kondisi jelang putusan MK tentang penetapan Presiden RI

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama tamu undangan dalam acara Silaturahmi di aula Makodam XII/TPR 

Menjelang Putusan MK, MADN Punya Harapan Terbaikan Sebagai Negara Hukum

PONTIANAK - Sekjen Majelis Adat Dayak Nasional, Yakobus Kumis menyampaikan harapannya mengenai kondisi jelang putusan MK tentang penetapan Presiden RI, saat menghadiri Silaturahmi Pangdam XII/TPR di Makodam XII/TPR,  Jumat (21/06/2019).

"Sebagai negara hukum, semua proses kita serahkan dengan mekanisme hukum yang berlaku. Sekarang ini kan dalam proses di MK, Semua orang harus tunduk dan patuh terhadap hasil sidang MK itu. Menjelang putusan ini kita mengharapkan semua pihak mendinginkan suasana, kita hindari perpecahan, prasangka yang buruk," ujarnya.

Ia juga mengharapkan seluruh masyarakat dapat meningkatkan tali persaudaraan. Terlebih pemilihan Presiden ini merupakan agenda wajib setiap lima tahun yang dilaksanakan sebagai pesta demokrasi di Indonesia.

Baca: Badan Pusat Statistik Ungkap 4 Dimensi Tolak Ukur Indek Pembangunan Daerah

Baca: Jelang Putusan MK, MADN Harapkan Semua Pihak Mendinginkan Suasana

Baca: 6 Tanda Zodiak yang Cenderung Melakukan Ghosting Padamu, Pernah Mengalaminya?

Sehingga pesta demokrasi ini janganlah menjadi alasan terpecahkan belahnya tali persaudaraan dan rasa cinta tanah air NKRI ini.

"Mari kita tingkatkan tali persaudaraan kita sebagai anak bangsa. Karena ini kan hanya lima tahun sekali. Biarkanlah semua proses itu berjalan dengan semestinya. Mari kita hargai bersama putusan MK itu, karena itu merupakan proses akhir dari proses pemilu yang sudah terselenggara," tutupnya. (Marpina Sindika Wulandari)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved