Madu Ulak Medang Jadi Produk Unggulan Kecamatan Muara Pawan di Ketapang Expo 2019

Camat Muara Pawan, Maisier mengatakan kalau madu hutan dari lebah tersebut di produksi di Desa Ulak Medang.

Madu Ulak Medang Jadi Produk Unggulan Kecamatan Muara Pawan di Ketapang Expo 2019
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
 Madu Ulak Medang Jadi Produk Unggulan Kecamatan Muara Pawan di Ketapang Expo 2019, Jumat (21/6/2019)  

Madu Ulak Medang Jadi Produk Unggulan Kecamatan Muara Pawan Di Ketapang Expo 2019

KETAPANG - Ketapang Expo merupakan agenda rutin tahunan Pemda Ketapang. Pemeran yang dilaksanakan di Pentas Seni Budaya, Pendopo Bupati Ketapang ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat sejak dibuka secara resmi oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan, Selasa, (18/06/2019) lalu. 

Pada Pameran Ketapang Expo 2019 kali ini yang akan berlangsung hingga Kamis, (27/6/2019) mendatang ini turut diikuti oleh ratusan stan yang terdiri dari berbagai lembaga pemerintah, swasta, organisasi perangkat daerah (OPD), 20 Kecamatan, pelaku usaha baik perusahaan maupun pelaku usaha kecil menengah (UKM).

Satu diantara stand Kecamatan yang memiliki produk unggulan yakni Kecamatan Muara Pawan.

Stan Kecamatan Muara Pawan sendiri tergabung dengan stand Kecamatan Sandai.

Produk unggulan yang ditampilkan berupa madu lebah liar asli dari Desa Ulak Medang yang di pajang dalam kemasan botol. 

Baca: BREAKING NEWS - Sedang Indehoy, Dua Pasangan Sejoli Setengah Tanpa Busana Digerebek Polisi

Baca: Prediksi Jeda Hujan Terjadi di Pertengahan dan Akhir Dasarian, Waspada Potensi Munculnya Titik Panas

Camat Muara Pawan, Maisier mengatakan kalau madu hutan dari lebah tersebut di produksi di Desa Ulak Medang.

Produk unggulan Kecamatan Muara Pawan itu dijelaskannya dapat terealisasi atas kerja sama Desa Ulak Medang dengan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit. 

"Produk Madu Hutan Alami ini di produksi oleh Desa Ulak Medang yang bekerja sama dengan PT BGA Group. Ini merupakan salah satu produk unggulan kita," ujarnya saat ditemui dilokasi Ketapang Expo, Kamis (20/06) malam. 

Selain produk madu hutan alami, Maisier mengaku pihaknya juga mempunyai sejumlah produk lainya. Seperti pupuk cap "Dua Tembak" dan alat pelengkap rumah seperti bakul yang merupakan produksi Desa Tempurukan. 

"Selain itu, juga ada ikan lele dsn toman yang kita pamerkan sebagai hasil perternakan yang berhasil di budidayakan di Desa wilayah Kecamatan Muara Pawan," tandasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved