Farhan: Tidak Ada Perlakuan Khusus pada Zulfadhli

Farhan Hidayat menegaskan, bahwa tidak akan ada perlakukan khusus untuk Zulfadhli di Lapas yang ia pimpin.

Farhan: Tidak Ada Perlakuan Khusus pada Zulfadhli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Kepala Lembaga Permasyarakartan (Lapas) Kelas II A Pontianak, Farhan Hidayat 

Ka Lepas Tegaskan Tak Beri Perlakuan Khusus ke Zulfadhli

PONTIANAK- Kepala Lembaga Permasyarakartan (Lapas) Kelas II A Pontianak, Farhan Hidayat, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada terpidana Kasus Korupsi Dana bansos KONI 2006-2008.

Hal ini di sampaikan nya saat di konfirmasi oleh Tribun, Kamis (20/6/2019) malam.

Ia mengatakan bahwa, Zulfadhli kan menempati sel di blok A di Lapas kelas 2 A Pontianak, yang mana blok A di khususkan untuk para terpidana Kasus Umum dan Tipikor  yang berusia lanjut.

"Jadi di blok A ini khusus napi Tipikor dan usia lanjut, usia lanjut ini juga ada yang pidana umum, seperti kesusilaan, Kita satukan disitu ya dengan Tipikor, kita bedakan sesuai dengan usia,"katanya.

Baca: Kepo dan Protektif, Baikkah Untuk Menjalin Hubungan?

Baca: Pria 40 Tahun Ini Mencuri di Rumah Sakit, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

"Jadi kita coba untuk utamakan faktor kesehatan, dan rasa aman mereka, terutama untuk faktor kesehatan kan napi usia lanjut ini lebih rentan, jangan sampai orang sudah menderita diderita kan lagi kan, Dan pemasyarakatan itu bukan lagi balas dendam gitu,"jelas Farhan Hidayat.

Farhan Hidayat menegaskan, bahwa tidak akan ada perlakukan khusus untuk Zulfadhli di Lapas yang ia pimpin.

"Semua sama itu, tidak ada perlakuan khusus, kamar semua sama, diblok A itu ada 6 kamar, dan dikamar itu ada yang 7 ada yang 8,"jelasnya.

Untuk kondisi Zulfadhli hari ini sendiri, dirinya tidak mengetahui secara pasti bagaimana kondisinya, karena ia mengatakan bahwa saat ini ia sedang berada di luar Kalimantan.

"Kalau kemarin memang pas dia masuk ada yang datang, adiknya kalau ndak salah, dan yang jelas kalau ada Keluarganya datang si kita mempersilahkan, dia kan memiliki hak untuk di kunjungi oleh keluarganya," terangnya

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved