Direktur RSUD dr Soedarso Nyatakan Perbaikan Layanan Terus Berjalan

Direktur RSUD dr Soedarso Yuliastuti Saripawan menjelaskan berkaitan dengan pembangunan gedung baru RSUD dr Soedarso

Direktur RSUD dr Soedarso Nyatakan Perbaikan Layanan Terus Berjalan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
Direktur RSUD Soedarso, dr Yuliastuti Saripawan 

Direktur RSUD dr Soedarso Nyatakan Perbaikan Layanan Terus Berjalan

PONTIANAK - Direktur RSUD dr Soedarso Yuliastuti Saripawan menjelaskan berkaitan dengan pembangunan gedung baru RSUD dr Soedarso merupakan kewenangan dari Pemprov melalui dinas PU. Kendati demikian sebagai pengguna Gedung tetap akan ada koordinasi antara pihak manejemen rumah sakit dengan dinas PU, Jumat (21/6/2019)

"Saat ini sudah ada proses pembebasan lahan untuk pembangunan RSUD dr Soedarso. Salah satunya adalah lahan eks terminal," ujarnya.

Ia menjelaskan langkah selanjutnya pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait tentang kebutuhan dari pelayanannya. Sebagaimana diketahui bahwa direncanakan akan dibangun dua gedung untuk RSUD Soedarso. Gedung pertama digunakan untuk Instalasi IGD dan pelayanan lainya serta satunya untuk pelayanan khusus pasien kelas III.

"Insya Allah tahun depan kita sudah bisa operasional," ujarnya.

Baca: FOTO: Penampilan Peserta Karnaval Tenun Lunggi di Halaman Kantor Bupati Sambas

Baca: Inilah 8 Idola K-Pop yang Tampil Memikat dengan Rambut Biru Mereka

Baca: 6 Tanda Zodiak yang Mudah Merasa Bersalah, Kamu Termasuk yang Mana?

Dirinya menjelaskan sejumlah perbaikan layanan RSUD dr Soedarso juga telah secara bertahan dilakukan, utamanya pada pelayanan IGD. Pada layanan sekarang, Saripawan mengatakan bahwa pada saat ini masyarakat bisa langsung mengakses ketersediaan tempat tidur pada dasbor IGD.

Selain itu, pada setiap Sabtu sudah ada beroperasi klinik untuk pelayanan thalasemia untuk memberikan fasilitasi pelayanan kepada para masyarakat di Kalbar. Sebab sebelumnya belum ada kalbar layanan untuk penderita thalasemia.

"Memang untuk penderita thalasemia rutin setiap bulan melakukan tranfusi. Memang saat ini sudah ada 200an penderita yang melakukan tranfusi di dr soedarso," ujarnya.

Saat disinggung soal indikasi 'praktik nakal' oknum dokter spesialis di dr Soedarso. Secara diplomatis Mantan Direktur Rumah sakit Kota Pontianak tersebut akan melakukan inventarisir dan melakukan kajian terhadap seluruh unsur di rumah sakit soedarso.

"Itu Sedang kita kaji dan inventarisir berkaitan dengan peningkatan pelayanan. Insya Allah dalam waktu berjalan kita selalu melakukan koordinasi dengan teman-teman di lapangan untuk melakukan peningkatan," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved