Cegah Penyakit Secara Dini, Ners Muda Untan Gelar Posyandu Lansia

Posyandu lansia ini di bantu 3 tenaga kesehatan yang dari puskesmas Punggur dan diikuti 7 kader posyandu,dan kegiatan ini gratis

Cegah Penyakit Secara Dini, Ners Muda Untan Gelar Posyandu Lansia
TRIBUNPONTIANAK/Marpina Wulandari
pemeriksaan kesehatan bagi lansia, oleh mahasiswa Program Studi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak dalam Program Stase Keperawatan Gerontik. 

Cegah Penyakit Secara Dini, Ners Muda Untan Gelar Posyandu Lansia

PONTIANAK - Tekan terjadinya penyakit lansia (lanjut usia) Mahasiswa Program Studi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak dalam Program Stase Keperawatan Gerontik selenggarakan Posyandu untuk lansia yang dipusatkan di Kantor Desa Pungur kapuas, Kamis (20/06/2019).

Dikatakan Kepala Desa (Kades) Pungur kapuas Fortunius bahwa pelaksanaan posyandu kali ini dalam rangka meningkatkan dan menyentuh peran masyarakat untuk mencegah berbagai macam penyakit di usia tua. Selain itu tujuannya agar tercapainya masyarakat yang sehat, dalam kurun satu tahun ini di desa punggur kapuas sudah berjalan.

Pemdes juga mengsupport tenaga, pikiran dan APBDes mengalokasikan biaya makanan tambahan untuk lansia. Ketua kegitan Posyandu Lansia mengatakan status kesehatan masyarakat lansia akan bisa dilihat dari parameter kesehatan melalui kegiatan, senam, penyuluhan kesehatan, pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, pengukuran lingkaran perut, tensi darah, test asam urat, dan test gula darah, konseling kesehatan dan pengobatan.

Baca: TERPOPULER- Pengasuh Habisi Anak 20 Bulan, Bawaslu Kubu Raya Buka Suara, hingga Kevin Aprilio Curhat

Baca: Girlband Inggris Little Mix Diminta Kolaborasi dengan BLACKPINK, Ini Reaksi Juara The X Factor Ini

Baca: Benarkah Minum Air Es Habis Makan Tak Baik untuk Kesehatan?

"Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) khusus lansia kami laksanakan menerapkan system 5 meja, dengan jumlah peserta 73 lansia yang hadir yakni dari 3 dusun, Betutu Raya, Kasih dan Selat kering. Melalui pengukuran ini, kami bisa mengetahui status kesehatan yang sudah lanjut usia. Posyandu lansia ini di bantu 3 tenaga kesehatan yang dari puskesmas Punggur dan diikuti 7 kader posyandu,dan kegiatan ini gratis tidak di pungut biaya,” tutur Ezy Alkendhy.

Disatu sisi Kepela Program Posyandu Lansia Puskesmas Punggur menuturkan bahwa porgram Posyandu Lansia Senam, Penyuhan Kesehatan pengecekan, pemeriksaan dilakukan gula darah (diabetes militus), darah tinggi (hipertensi), asam urat dan pongobatan. Dalam Posyandu ini kami dari puskesmas berterima kasih Mahasiswa Ners Untan yang telah berkerja sama dalam program posyandu lansia.

Dengan adanya kegiatan ini, kerja sama lintas program dan kerja sama lintas sektor semakin baik. Memberikan kemudahan dan meringankan biaya bagi masyarakat lansia. "Besar harapan kami juga dalam kesempatan kali ini kepala puskesma juga turjun dalam agenda ini, karena untuk meningkatakan listas sector dengan adik-adik mahasiswa yang Semoga ke depan kegiatan ini akan semakin baik dan diterima masyarakat," tutur Ratna

Disela-sela kegiatan tersebut awak media bertanya pada bapak Fahrani (67) warga Desa Punggur Kapuas peserta posyandu lansia bahwa adanya kegiatan ini benar-benar berterima kasih pada Adik-adik Mahasiswa Ners Untan dan Puskesmas Punggur karena dengan adanya kegiatan ini. "Besar harapan agar apabila ada penyakit yang sekirannya berbahaya bisa langsung teratasi dan berobat secara gratis," ujarnya. (Marpina Sindika Wulandari)

Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved