Tingkatkan Kompetensi SDM Pertanian, Kementan Giatkan Pendidikan dan Pelatihan Cetak Petani Milenial

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan selain mempertahankan program strategis yang sudah terbukti berdampak positif

Tingkatkan Kompetensi SDM Pertanian, Kementan Giatkan Pendidikan dan Pelatihan Cetak Petani Milenial
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian 2019 di Botanic Square IPB Bogor, Selasa (18/06/2019). 

Citizen Reporter
Kementan

Tingkatkan Kompetensi SDM Pertanian, Kementan Giatkan Pendidikan dan Pelatihan Cetak Petani Milenial

PONTIANAK - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan selain mempertahankan program strategis yang sudah terbukti berdampak positif, pada tahun 2020, Kementan akan fokus pada pengembangan SDM pertanian.  

Pada tahun ini, Kementan sudah menggiatkan pendidikan dan pelatihan untuk mencetak petani milenial. Pada tahun 2020, program tersebut masih akan terus digerakkan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Momon Rusmono menuturkan peningkatan kompetensi SDM pertanian menjadi hal yang krusial dalam mencapai visi pembangunan pertanian, yaitu mewujudkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. 

Baca: Terbukti Sukses, Mentan Amran Minta Sejumlah Program Strategis Dipertahankan

Baca: Anak Panti Asuhan Kasih Bonso Senang Dapat Tas dari Polisi

Baca: Live Streaming MNCTV Indonesia Vs Afganistan Semifinal Futsal Piala Asia U-20 Jam 18.00 WIB

“Untuk mendukung visi pembangunan pertanian, misi kami antara lain mewujudkan pendidikan vokasi pertanian yang kompetitif, serta memantapkan sistem pelatihan dan sertifikasi profesi pertanian yang berdaya saing,” sebut Momon. 

BPPSDMP juga terus melakukan pemantapan sistem untuk penyuluhan pertanian. Diharapkan sistem yang dibangun bisa semakin padu dan berkelanjutan. Untuk memperkuat sistem penyuluhan pertanian, BPPSDMP akan mengoptimalkan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). 

Berbasis teknologi informasi dan komunikasi, BPP tidak lagi hanya sebatas tempat pertemuan bagi para penyuluh, tapi juga bisa memfasilitasi akses petani terhadap sumber-sumber permodalan, pasar, dan teknologi pertanian. (Mia Monica)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved