Polres Sintang Musnahkan 140.99 Gram Sabu, Tersangka Ngaku Bosnya di Lapas Pontianak

Selanjutnya yang ketiga ini atas nama Rendra (RD) kita tangkap 3 Juni lalu di Jalan Lintas Melawi

Polres Sintang Musnahkan 140.99 Gram Sabu, Tersangka Ngaku Bosnya di Lapas Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Satuan Reserse Narkoba Polres Sintang melakukan Giat Pemusnahan Barang Bukti (BB) narkotika jenis sabu-sabu dengan total berat brutto 140.99 gram dari tiga kasus dan tiga tersangka berbeda di Mapolres Sintang, Kamis (20/6/2019) pagi. 

Polres Sintang Musnahkan 140.99 Gram Sabu, Tersangka Ngaku Bosnya di Lapas Pontianak

SINTANG - Satuan Reserse Narkoba Polres Sintang melakukan Giat Pemusnahan Barang Bukti (BB) narkotika jenis sabu-sabu dengan total berat  140.99 gram dari tiga kasus dan tiga tersangka berbeda di Mapolres Sintang, Kamis (20/6/2019) pagi.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Sintang Kompol Amri Yudhy dan didampingi Kasat Res Narkoba AKP Samsul Bakri, Kasi Pidum Kejari Sintang Robinson, Penyidik BNNK Sintang Galih, dan jajaran Satresnarkoba Polres Sintang.

"Sudah kita laksanakan secara bersama-sama pemusnahan barang bukti berupa sabu-sabu dalam rangkaian proses penegakan hukum dari tiga perkara yang kita tangani," ujar Kasat Res Narkoba Polres Sintang AKP Samsul Bakri.

Menurutnya barang bukti tersebut dari tiga kasus dan tiga tersangka pengedar berbeda, yaitu AG dengan barang bukti sabu-sabu 102.45 gram, RD sabu-sabu 29.20 gram, dan AM sabu-sabu 9.34 gram sehingga total BB sabu-sabu 140.99 gram.

Baca: Anugrah Isromi Raih Juara 1 Guru Berprestasi Jenjang SMA Tingkat Kalbar 2019

Baca: Abang Indra Harap Polisi Rutin Razia Miras

"Yang pertama adalah perkara atas nama Anggi Asmara (AG). Ini asli orang Sintang, kita tangkap kebetulan di depan Bank BCA Sungai Durian pada 15 Mei 2019 dan saat kite geledah sabu-sabu yang dikuasai korban 102.45 gram," jelasnya.

Menurut AKP Samsul Bakri bahwa dari pengakuan tersangka AG saat giat pemusnahan barang bukti bahwa jika dirupiahkan, maka nilai sabu-sabu tersebut sekitar Rp 100 juta yang didapatkan dari Kota Pontianak.

Kemudian tersangka kedua yaitu Amin (AM) alias Suharyono yang dilakukan penangkapan di Jalan Majapahit, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu di bulan yang sama dengan barang bukti sabu-sabu yang dibawa seberat brutto 9.34 gram.

"Selanjutnya yang ketiga ini atas nama Rendra (RD) kita tangkap 3 Juni lalu di Jalan Lintas Melawi, dan saat pemusnahan tadi kita tanya, dia lalu menjawab tidak menyesali perbuatannya. Inilah karakter masing-masing orang," katanya.

Baca: Polsek Tayan Hilir Amankan Pelaku Tindak Pidana Produksi Miras

Menurut Kasat Narkoba, bahwa ketiga tersangka ini merupakan sama-sama pengedar namun bukan dalam satu jaringan. Masing-masing berdiri sendiri dan langsung mendapatkan barang dari bandar di Kota Pontianak.

"Bahkan dari salah satu tersangka saat kita lakukan pengembangan mengaku bahwa bosnya itu dari Lapas di Pontianak. Sudah saya kirim anggota ke sana. Hanya saja kita belum bisa membuktikan sampai ke tingkat sana," jelasnya.

Meskipun demikian, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Direktorat Narkoba Polda Kalbar dan Satresnarkoba Polresta Kota Pontianak terkait informasi awal yang didapatkan dari tersangka pengedar tersebut.

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved