Polisi Amankan Pria Jual Kucing Hutan di Kubu Raya

Anggota Ditreskrimsus Polda Kalbar mengamankan BP (20) yang di duga kuat memiliki satwa yang dilindungi yang tidak dilengkapi dokumen

Polisi Amankan Pria Jual Kucing Hutan di Kubu Raya
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Polisi Amankan Pria jual Kucing Hutan di Kubu Raya 

Polisi Amankan Pria jual Kucing Hutan di Kubu Raya

KUBU RAYA – Anggota Ditreskrimsus Polda Kalbar mengamankan BP (20) yang diduga kuat memiliki satwa yang dilindungi yang tidak dilengkapi dokumen serta diduga meperdagangkannya.‎

Direktur Reskrimsus Polda Kalbar Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah menuturkan BP ‎diduga melakukan tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya (KSDAE) yaitu memperdagangkan satwa yang dilindungi berupa anak kucing hutan atau kuwuk.

"Pelaku diamankan karena memiliki satwa yang dilindungi yang tidak dilengkapi dokumen serta diduga akan memperdagangkannya,‎"ujarnya pada Kamis (20/6/2019)

Lanjutnya, Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah mengungkapkan bahwa pengungkapan terjadi di dua lokasi.

“Di hari Rabu tanggal 19 Juni 2019, sekitar pukul 08.30 Direktorat Reskrimsus mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada kegiatan menyimpan dan memperjualbelikan anak kucing hutan atau kuwuk di wilayah Kota Pontianak dan Kubu Raya. Kemudian tim dari Subdit 4 Ditreskrimsus melakukan beberapa kegiatan penyelidikan,” katanya.

Baca: Kapolsek Mempawah Hulu Hadiri Rapat Zonasi PPDB SMPN 1 Mempawah Hulu

Baca: Usai Lantik Sekda, Sutarmidji Akan Kembali Lakukan Rotasi Besar-besaran Pejabat Eselon III dan IV

Baca: Ombudsman Geram Pemain Layangan Hanya Kena Denda Rp 100 Ribu

Dan kemudian Dari penyelidikan pertama tim menuju daerah jalan Danau Sentarum, disalah satu rumah kontrakan atas nama R, disana tim mendapatkan 1 ekor kuwuk.

"Dilakukan pemeriksaan singkat, bahwa R mendapatkan anak kucing hutan itu dari BP yang berada di Jalan Pembangunan Kec Sui Kakap Kubu Raya” tambahnya.

Selanjutnya tim Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalbar bergerak kealamat yang dituju dan mendapatkan 1 ekor anak kucing hutan atau kuwuk yang tanpa dilengkapi dokumen.

“Dari hasil keterangan pelaku BP, bahwa anak kucing hutan in dibeli dari masyarakat Dusun Tanjung Saleh Kec Sei Kakap dengan harga Rp. 250.000 per ekor dan dijual kembali dengan harga Rp 450.000 per ekor,” kata Direktur Reskrimsus Polda Kalbar

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polda Kalbar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku terancam dikenakan pasal 21 ayat (2) UU no. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistimnya ( KSDAE).

Dir Reskrimsus Polda Kalbar Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah juga mengatakan untuk saat ini barang bukti anak kucing hutan atau kuwuk ini dititipkan ke KKSDA.‎

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved