Pengamat Nilai Lambannya Eksekusi Terpidana Korupsi Setelah Putusan Terindikasi Ada Permainan

Pengamat Hukum Untan Ferrys Zainuddin mengatakan tindak pidana korupsi inikan memang proses penyelidikannya memakan waktu

Pengamat Nilai Lambannya Eksekusi Terpidana Korupsi Setelah Putusan Terindikasi Ada Permainan
Ilustrasi korupsi 

Pengamat Nilai Lambannya Eksekusi Terpidana Korupsi Setelah Putusan Terindikasi Ada Permainan

PONTIANAK - Pengamat Hukum Untan Ferrys Zainuddin mengatakan tindak pidana korupsi inikan memang proses penyelidikannya memakan waktu, butuh proses dalam pembuktiannya dan untuk melengkapi berkasnya juga perlu waktu.

Kemudian terkait dengan eksekusi setelah ada putusan seharusnya cepat, begitu ada putusan maka jaksa langsung eksekusi jangan dibiarkan.

Terkait kasus dimana ada terpidana korupsi yang sudah ada putusan namun lamban eksekusi, bahkan terkesan dibiarkan bebas untuk kemana-kemana ini membuktikan sistem peradilan kita belum bersih benar seperti yang kita harapkan.

Dengan bebasnya terpidana yang status hukumnya telah jelas, masih bebas tanpa ditahan membuktikan kalau ada permainan didalam sistem peradilan kita.

Baca: Tolak Jadi Saksi Tim Hukum Capres 02 Haris Azhar Berikan Alasan Tersendiri

Baca: Pasangan Muda Mempertontonkan Adegan Ranjang Pada Sejumlah Bocah, Ketua RT Ungkap Hal Ini

Bahkan terpidana korupsi ini didalam penjarapun mereka dapat memilih tempat yang bagus, dan memilih fasilitas lain.

Padahal semua orang sama dihadapan mata hukum, tapi kita lihat sendiri ada orang yang cepat dieksekusi dan adapula yang lambat seperti kasus ini (Zulfadli).

Mungkin dengan memberikan waktu memainkan eksekusi, malah memberikan kesempatan pada terpidana untuk menjual barang-barang, jual harta dan lainnya.

Itu semua permainan, sehingga kita melihat memang terkesan ada permainan.

Terlambatnya eksekusi karena ada permainan dan inilah yang kita harapkan institusi dan sistem peradilan harus bersih dari permaian-permainan.

Sistem peradilan yang semacam ini terkesan tebang dimata masyarakat, karena ada oknum yang langsung dieksekusi tapi adapula yang dibiarkan.

Masyarakat bingung hukum kita mau dibawa kemana, karena semua bisa melihat dengan sendirinya.

Hukum itu harus diberlakukan sama untuk semua masyarakat, tidak boleh tebang pilih. Kemudian, kalau putusan sudah maka harus segera dieksekusi.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved