Ketua Tim Penilai: Lomba Desa Untuk melihat Perkembangan Pembangunan di Desa

Ketua Tim Penilai Lomba Desa, Ahmad Salafuddin mengatakan bahwa ada tiga aspek secara umum penilaian lomba desa. Diantaranya aspek

Ketua Tim Penilai: Lomba Desa Untuk melihat Perkembangan Pembangunan di Desa
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tim Penilai Lomba Desa melakukan penilaian terhadap desa tanjung pada kegiatan lomba desa tingkat provinsi, Rabu (19/6) 

Ketua Tim Penilai: Lomba Desa Untuk melihat Perkembangan Pembangunan di Desa

SEKADAU - Ketua Tim Penilai Lomba Desa, Ahmad Salafuddin mengatakan bahwa ada tiga aspek secara umum penilaian lomba desa. Diantaranya aspek pemerintahan, aspek kewilayahan, dan aspek kemasyarakatan, dimana diakuinya kegiatan lomba desa ini diikuti sebanyak 11 Kabupaten/Kota dari 14 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat.

"Jadi untuk di tahun ini ada 2 Kabupaten dan 1 Kota yang tidak ikut dalam kegiatan lomba desa ini, yaitu Kota Singkawang, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Landak, dan hari ini adalah perjalanan yang ke-9 kami lalui," ujarnya, Rabu (19/6).

Diakui pula olehnya tujuan dari kegiatan lomba desa ini diselenggarakan untuk melihat perkembangan suatu desa.

"Kegiatan ini untuk melihat sejauh mana antara keseimbangan dan keselarasan semua program yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten sampai ke Pemerintahan Desa," ungkapnya.

Baca: Desa Tanjung Wakili Sekadau di Lomba Desa Tingkat Provinsi Kalimantan Barat

Baca: HASIL PSM Makassar Vs Becamex (0-0 HT) | LIVE Babak II Semifinal Piala AFC 2019 Zona Asia Tenggara

Baca: Bupati Sintang Pimpin Rapat Perencanaan Pelaksanaan BBGRM Tahun 2019

Menurutnya tantangan dalam membangun desa sangat beragam, dari sumber dana yang terbatas hingga dengan SDM yang terbatas. Namun perlahan oleh pemerintah menurutnya senantiasa ditingkatkan kapasitasnya.

"Kami sampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Sekadau yang telah membina langsung desa di Kabupaten Sekadau dan telah menunjukkan upaya keberhasilan dalam membina kapasitas pemberdayaan," tuturnya.

Ahmad juga menjelaskan hasil akhir dari kegiatan lomba desa ini berguna untuk semakin meningkatkan potensi yang ada di desa. Jika berhasil mendapat peringkat dalam lomba ini maka akan mewakili di tingkat nasional.

"Jika menang maka Desa Tanjung nantinya mewakili Kalbar untuk bersaing di tingkat nasional, kita bersaing dengan 10 Provinsi di wilayah Kalimantan dan Pulau Sulawesi, jadi masih ada tahapan tertinggi, mari kita kerja keras, dan lengkapi apa yang menjadi kekurangan-kekurangan, mari kita tonjolkan kelebihan kita," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved