Kapolda Kalbar Dukung Pembentukan Forum Anak Hingga Tingkat Desa

Kapolda Kalbar, Irjend Pol Didi Haryono mendukung wacana Gubernur Kalbar, Sutarmidji yang mendorong terbentuknya Forum Anak

Kapolda Kalbar Dukung Pembentukan Forum Anak Hingga Tingkat Desa
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Didi Haryono menyampaikan kata sambutan dalam kegiatan penguatan dan pembentukan pengurus forum anak daerah provinsi Kalimantan Barat tahun 2019 di hotel Ibis Pontianak, Rabu (19/6/2019). Kegiatan ini mengangkat tema "Aku berbudaya, aku cinta Indonesia" dan berlangsung hingga 21 Juni 2019. 

Kapolda Kalbar Dukung Pembentukan Forum Anak Hingga Tingkat Desa

PONTIANAK - Kapolda Kalbar, Irjend Pol Didi Haryono mendukung wacana Gubernur Kalbar, Sutarmidji yang mendorong terbentuknya Forum Anak Daerah (FAD) hingga tingkata desa dan kelurahan disemua daerah.

Dengan adanya wadah perkumpulan seperti itu, Didi menambahkan akan ada fasilitas atau wadah bagi anak-anak menumbuhkembangkan kreatifitasnya serta bersosialisasi dengan sesama.

Pada kesempatan itu, Didi menambahkan biasanya adapula kasus kejahatan atau pelanggaram hukum yang dilakukan anak-anak, maka adanya wadah dan semakin banyak mereka bersosialisasi mengisi waktunya maka terhindar dari pelaku maupun korban kejahatanan.

Selama ini, kejahatan yang dilakukan oleh anak-anak seringkali dimanfaatkan atau dipengaruhi oleh orang dewasa. Namun namanya aturan hukum, pihak penegak hukum akan tetap menegakan aturan yang ada.

Baca: Hikmah: Mahasiswa Diutamakan Kuasai Bahasa Jepang

Baca: Pontianak-Kubu Raya Jalin Kerjasama, Edi Kamtono: Membangun Kesejahteraan Masyarakat Harus Bersama

Baca: Ayak­a Anzai: Rise Neo Jepang Jajaki Kerjasama dengan Indonesia, Khususnya Kalbar

Memang menurut Didi Haryono Undang-undang perlindungan anak menghendaki bahwa yang dinyatakan anak adalah mereka yang belum berusia 18 tahun dan ada dua pola penanganannya, ada restorasi dan diversi.

"Diversilah yang sering dilakukan dalam penanganan kasus anak, walaupun sudah diversi tapi nama mereka tatap tercatat sebagai orang yang pernah melanggar aturan," ucap Didi Haryono saat menghadiri acara Pembentukan Forum Anak Daerah (FAD) tingkat provinsi, di Hotel Ibis Pontianak, Rabu (19/6/2019).

Memang persentase kejahatan melawan hukum yang dilakukan anak di Kalbar berda dalam catatan Polda sepanjang 2019 iini sudah 8 kasus, sedangkan 2018 lalu seekitar 20 kasus. Jima dipersentasekan memang 0,000 sekian persen dari total anak 1,8 juta di kalbar.

Anak menurut Didi, harus dilindungi dan dididik dengan baik, mereka adalah penerus bangsa ini kedepannya. Sehingga harus dibina dan diberikan aktivitas, maka dengan adanya forum anak daerah ini sebagai wadah mereka bersosialisasi dengan sesama dan mengembangkan kreatifitasnya.

Oleh sebab itu, ia mendukung pernyataan Gubernur Kalbar yang mendorong agar terbuntuknya forum anak hingga tingkat desa dan kelurahan.

"Kamis dari kepolisian pasti mendukung apa yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam membangun dan mengembangkan anak-anak yang ada di Kalbar," tambahnya.

Didi juga menyampaikan semua pihak, baik tokoh masyarakat, agama, guru dan khususnya orangtua harus memberikan contoh dan teladan yang baik pada anak. Sebab anak-anak akan mengimitasi apa yang dilihat dan diterapkan pada dirinya.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved