11 Objek Pajak Ini Berpotensi Tingkatkan PAD Ketapang, Berikut Pemaparan Bapenda

11 jenis pajak berpotensi meningkatkan pendapatan daerah di Ketapang, sebagaimana dipaparkan Kepala Bapenda Kabupaten Ketapang, Mahyudin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Kepala Bapenda Kabupaten Ketapang, Mahyudin saat ditemui Tribun di ruang kerjanya, Senin (17/06). 

11 Objek Pajak Ini Berpotensi Tingkatkan PAD Ketapang, Berikut Pemaparan Bapenda 

KETAPANG - 11 jenis pajak berpotensi meningkatkan pendapatan daerah di Ketapang.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ketapang, Mahyudin, mengatakan, pendapatan daerah yang sangat berpotensi tinggi, diantaranya dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB), pajak mineral bukan logam, pajak - pajak hotel, restoran, hiburan dan reklame.

"Yang kita dorong sekarang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan ini berkaitan denangan sarang burung walet. Jadi kalau kita lihat potensi PBB ini bisa 50 sampai 100 persen peningkatan signifikannya," terang Mahyudin, Rabu (19/06/2019).

Baca: DPRD Ketapang: Kalaupun Direlokasi Tapi Tidak di Kayong Utara

Baca: Mahasiswi S2 Asal Kalbar Gantung Diri di Solo, Keluarga di Ketapang Menghilang! Saksi Curiga Chat WA

Untuk Pajak Walet diakui Mahyudi dapat menarik beberapa pajak, baik itu PBB, BPHTB, dan IMB.

Saat ini target pajak sarang burung walet hanya Rp 160 juta, angka ini diakuinya masih sangat kecil, sehingga pihaknya akan mencoba beberapa langkah dalam meningkatkan pajak walet, diantaranya bekerjasama dengan Beberapa pihak.

"Dari target Rp 160 juta ini, sampai bulan ini sudah mencapai 55 persen, artinya sudah mencapai sekitar Rp 89 juta, kalau kita melihat ini relatif kecil," paparnya.
 

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved