Catatan Demokrasi Kita

Singgung Tudingan BPN Soal Mahkamah Kalkulator, Maruarar Sirait: Jangan Telan Air Liur Sendiri

Soal tudingan Jokowi menggunakan alat negara menjadi alat kekuasaan, Maruarar Sirait mengatakan itu adalah sesuatu yang tidak benar.

Singgung Tudingan BPN Soal Mahkamah Kalkulator, Maruarar Sirait: Jangan Telan Air Liur Sendiri
Capture Streaming Youtube Indonesia Lawyers Club
Juru Kampaye Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Maruarar Sirait saat Live Catatan Demokrasi Kita tema Sidang MK Serangan Balik Untuk BPN di TVOne, Selasa (18/06/2019) malam WIB.  

Singgung Tudingan BPN Soal Mahkamah Kalkulator, Maruarar Sirait: Jangan Telan Air Liur Sendiri

Catatan Demokrasi Kita - Juru Kampaye Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Maruarar Sirait meminta Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Uno dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno untuk berlaku sesuai ucapan atau dalam artian tidak menelan air liurnya sendiri dalam sidang gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019. 

"Pak Jokowi menghargai MK dan konsisten. Kalau MK dikatakan BPN, Mahkamah Kalkulator, tapi tahu-tahunya masuk juga ke hitungan. Jangan menelan ludahnya sendiri. Konsisten," ungkapnya saat Live Catatan Demokrasi Kita tema Sidang MK Serangan Balik Untuk BPN di TVOne, Selasa (18/06/2019) malam WIB. 

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan pihaknya percaya bahwa MK tidak bisa ditekan oleh siapapun dan pihak manapun. 

"MK tidak bisa diintimidasi, di-framing dan sebagainya," imbuhnya.

Baca: Sidang MK Harus Fokus Pembuktian Alat Bukti, Feri Amsari : Jangan Abstrak Dibalas Dengan Abstrak

Baca: Harap MK Jadi Mahkamah Akal Sehat, Rocky Gerung: Adil Artinya Bergerak Pergi Pada yang Tertinggal

Soal tudingan Jokowi menggunakan alat negara menjadi alat kekuasaan, Maruarar Sirait mengatakan itu adalah sesuatu yang tidak benar.

Pihaknya tidak ingin Jokowi menang dengan cara anti demokrasi. 

Pihaknya ingin Jokowi pro hukum dan pro demokrasi.

"Kami juga ingin Pak Jokowi menang dengan cara benar. Tidak menggunakan alat negara seperti polisi, BIN, TNI dan sebagainya," tegasnya.

Hingga sejauh ini, pihaknya tidak pernah dan tidak mau menggunakan alat negara hanya untuk mempertahankan kekuasaan. 

Halaman
123
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved