Pilpres 2019

Sidang Kedua Sengketa Pilpres, KPU Minta MK Tolak Permohonan Prabowo-Sandiaga, Yusril : Tidak Jelas

"Menerima eksepsi termohon dalam pokok perkara dan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ungkapnya saat sidang kedua gugatan sengketa Pilpres

Sidang Kedua Sengketa Pilpres, KPU Minta MK Tolak Permohonan Prabowo-Sandiaga, Yusril : Tidak Jelas
Youtube Kompas TV
Tim Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ali Nurdin saat¬†sidang kedua gugatan sengketa Pilpres 2019 di gedung MK pada¬†Selasa (18/06/2019). 

Sidang Kedua Sengketa Pilpres, KPU Minta MK Tolak Permohonan Prabowo-Sandiaga, Yusril : Tidak Jelas

PILPRES 2019 - Mahkamah Konstitusi (MK) selenggarakan sidang kedua gugatan sengketa Pilpres 2019 di gedung MK pada Selasa (18/06/2019).

Sidang di mulai pada jam 09.00 WIB, sempat diskors sementara waktu pada siang hari. Hingga pukul 16.00 WIB sidang masih berlangsung. 

Sidang dengan pokok perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden Tahun 2019 itu teregistrasi Nomor 01/PHPU-PRES/XVII/2019 ini dimohonkan oleh Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Sidang kedua beragenda pemeriksaan perkara. Agenda sidang pemeriksaan perkara terdiri dari pemeriksaan pokok Permohonan, pemeriksaan alat bukti tertulis, mendengarkan keterangan para pihak, mendengarkan keterangan saksi, mendengarkan keterangan ahli dan mendengarkan keterangan pihak terkait.

Sidang juga melakukan pemeriksaan rangkaian data, keterangan, perbuatan dan/atau peristiwa yang sesuai dengan alat bukti lain yang dapat dijadikan petunjuk dan memeriksa alat bukti elektronik.

Tim hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin menyampaikan tanggapannya untuk menjawab isi permohonan gugatan yang telah dibacakan tim hukum paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada sidang sebelumnya.

Baca: Live Streaming Sidang MK Sengketa Pilpres 2019, Tim Jokowi Percaya Diri Hadapi Gugatan Tim Prabowo

Baca: LIVE Streaming Sidang Sengketa Pilpres, Bisa Nonton LIVE Sidang MK Selasa (18/6) di LIVE Kompas TV

Tim hukum Joko Widodo-Maruf Amin sebagai pihak terkait sudah menyerahkan berkas jawabannya kepada MK, Senin (17/06/2019) sore. 

Tim Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ali Nurdin meminta secara tegas agar MK menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya. 

"Menerima eksepsi termohon dalam pokok perkara dan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ungkapnya saat sidang kedua gugatan sengketa Pilpres 2019. 

Tim Hukum KPU juga berharap MK untuk membenarkan keputusan KPU RI Nomor 987 tentang Penetapan Hasil Pemiliu Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kota/Kabupaten secara nasional dalam Pemilu Tahun 2019 tertanggal 21 Mei 2019. 

"Menetapkan yang benar adalah sebagai berikut, yakni dengan perolehan suara pasangan calon 01 Joko Widodo-Maruf Amin 85.607.362. Pasangan calon 02 Prabowo-Sandi 68.650.239," pintanya. 

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved