Satgas Pamtas Yonif Raider 301/Pks Gagalkan Penyelundupan 5 Karung Pakaian Bekas di Kapuas Hulu

Andi Hasbullah menjelaskan, barang bekas dilarang masuk ke Indonesia berdasarkan Permendag Nomor 51 Tahun 2015 yang diterbitkan 9 Juli 2015.

Satgas Pamtas Yonif Raider 301/Pks Gagalkan Penyelundupan 5 Karung Pakaian Bekas di Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Satgas Batalyon Inf Raider 301/PKS saat mengamankan barang bekas atau Lelong sebanyak 5 karung, yang masuk dari Malaysia ke wilayah Indonesia melalui jalan tak resmi, di Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu. 

Satgas Pamtas Yonif Raider 301/Pks Gagalkan Penyelundupan 5 Karung Pakaian Bekas di Kapuas Hulu

KAPUAS HULU - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Batalyon Infanteri Raider 301/Prabu Kian Santang, yang bertugas di Perbatasan Indonesia-Malaysia Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu, berhasil menggagalkan dan mengamankan pakaian bekas alias lelong senilai jutaan rupiah.

Awalnya, barang selundupan itu hendak dimasukan ke Indonesia melalui jalan tidak resmi di Kecamatan Badau, Sabtu (15/6/2019) kemarin.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 301/Pks, Letkol Inf Andi Hasbullah menyatakan, upaya penyelundupan tersebut berhasil digagalkan oleh personel Satgas Pamtas berjumlah 3 orang. 

Operasi dipimpin langsung oleh Pasi Intel Satgas saat melaksanakan patroli dan sweeping di jalan-jalan tidak resmi yang dekat dengan perbatasan.

"Waktu itu 3 orang personel Satgas yang sedang melaksanakan patroli berpapasan dengan 1 unit kendaraan Truk berwarna Hijau sehingga langsung dihentikan dan dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan tersebut," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/6/2019).

Baca: Satgas Pamtas Yonif R 301 PKS Berhasil Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Bernilai Jutaan Rupiah

Baca: Tertangkap, Tersangka Penyelundupan 25 kilogram Sabu Miliki banyak KTP

Setelah pemeriksaan identitas dan muatan mobil, diketahui kendaraan tersebut dikemudikan oleh warga Sintang yang memuat 5 karung berisi pakaian bekas (Lelong) yang akan dijual ke wilayah Indonesia, ujar Dansatgas.

"Personel Satgas mengamankan barang bukti 5 karung besar lelong dengan perkiraan bernilai jutaan rupiah," ucapnya.

Andi Hasbullah menjelaskan, barang bekas dilarang masuk ke Indonesia berdasarkan Permendag Nomor 51 Tahun 2015 yang diterbitkan 9 Juli 2015.

Pada pasal 47 ayat 1 tentang perdagangan menyebutkan setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan baru. 

"Kondisi di perbatasan yang masih terbatas bukan menjadi alasan bagi masyarakat untuk memperjualbelikan barang bekas (lelong). Kami akan terus melakukan penjagaan dan pemeriksaan di tempat-tempat yang diduga sebagai pintu masuknya barang-barang illegal lainnya ke wilayah Indonesia,” ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved