PLN Singkawang Sebut Listrik di Sidding Kabupaten Bengkayang Berpotensi Disuplay SEB

Manajer Area PLN Singkawang, Sumarsono menanggapi rencana SEB yang sedang mengincar potensi penjualan listrik tambahan ke Indonesia.

PLN Singkawang Sebut Listrik di Sidding Kabupaten Bengkayang Berpotensi Disuplay SEB
ISTIMEWA
Manajer PLN UP3 Singkawang, ┬áSumarsono bertukar plakat dengan Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili saat bersilaturrahmi di Kantor Bupati Sambas, Jumat (29/9/2017) 

PLN Singkawang Sebut Listrik di Sidding Kabupaten Bengkayang Berpotensi Disuplay SEB

SINGKAWANG - Pemerintah Sarawak, melalui perusahaan listrik milik negara, Sarawak Energy Bhd (SEB), sedang mengincar potensi penjualan listrik tambahan ke Indonesia.

Hal ini dilakukan terkait laporan terbaru bahwa ibukota Indonesia mungkin akan dialihkan ke Kalimantan Barat dari Jakarta dalam waktu dekat.

Manajer PLN UP3 Singkawang, Sumarsono menanggapi rencana SEB yang sedang mengincar potensi penjualan listrik tambahan ke Indonesia.

Ia mengatakan ada peluang untuk beberapa daerah perbatasan yang terisolir dimana lokasinya jauh dari jaringan eksisting PLN seperti di Sidding, Kabupaten Bengkayang yang lokasinya lebih dari 30 km.

"Namun lebih dekat ke Malaysia sekitar 3 km sehingga secara ekonomi dan efisien lebih baik disuplai dari sistem SEB," katanya, Selasa (18/6/2019).

Baca: TERPOPULER- Mahasiswi UNS Asal Kalbar Tewas, Sindikat Narkotika Jalur Laut, hingga Ibukota Indonesia

Baca: Kalbar 24 Jam - Sutarmidji Ancam Cabut Izin Praktek Dokter, Mahasiswi Tewas, hingga Nikah Siri

Baca: BREAKING NEWS: Pedagang Apam Pinang Ditemukan Meninggal di Parit Sungai Jawi

Jikalau Kalbar jadi ibukota negara, maka PLN sangat siap menyambutnya dan akan melistriki seluruh pelosok Kalbar dengan kemampuan sendiri sehingga kebanggaan rakyat Indonesia dilistriki oleh BUMN listrik.

Sistem kelistrikan Singkawang disuplai dari sistem khatulistiwa dengan daya cadangan surplus 150 MW.

Saat ini ada beberapa proyek pembangkit dengan total lebih dari 350 MW sehingga secara kelistrikan sistem khatulistiwa yang menyuplai Singkawang sangat-sangat baik dan aman.

Tercatat semalam Senin (17/6/2019)
Daya Mampu listrik wilayah Kota Singkawang 402,4 MW dan BP : 220 dimana beban ini naik turun dan tertinggi 252 MW.

"Beban puncak tertinggi Singkawang, Bengkayang, Sambas (Singbebas) yakni 85 kW," tuturnya.

Sementara daerah yang terkendala listrik tidak ada, hanya jaringan PLN yang belum ada. Perlu dibedakan terkendala dengan belum ada jaringan.

Kalau terkendala identik dengan defisit daya dan ada pemadaman. Di Singbebas sendiri tidak ada pemadaman sejak Januari 2017.

Kemudian bila belum ada jaringan, sudah masuk rencana di Unit Pelaksanan Proyek Kelistrikan (UP2K) Kalbar dimana targetnya 100 persen seluruh desa terlistriki di 2020.

"Ini menyesuaikan dengan anggaran dan kemampuan PLN mengingat pembangunan desa belum berlistrik membutuhkan investasi yang luar biasa," beber Sumarsono.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved